Kutukan Wasiat Kakek
Alya memeluk pinggang Narendra dengan erat, kepalanya sedikit menunduk, mencoba menahan gelisah yang menggumpal di dadanya.
“Alya,” suara Narendra terdengar menggema di antara deru mesin motor, “Pamanku ini seorang ustadz yang sudah sering menangani hal-hal gaib. Aku yakin dia bisa bantu kamu.”
Alya hanya mengangguk kecil, tanpa kata. Ucapannya seolah terkunci oleh rasa cemas yang semakin kuat. Ia teringat saat semua ritual yang dilakukan Mbah Karso gagal. Ritual pembersihan, mantra-mantra kuno, dan dupa yang membakar mata, semuanya tidak ada yang mampu menghentikan terror ini.
Hot Chapters