BUKAN OB BIASA
Seolah hanya Adam yang dapat memenuhi kebutuhan mereka.
Saat Susan menawarkan bantuan, ia malah kena semprot. Kata mereka, yang cuma mengerti kebutuhan mereka, hanya Adam. Bagaimana Susan tidak gondok dibuatnya?
Adam menepuk jidatnya.
Dia baru ingat, jika jam segini adalah waktu mereka memesan kopi dan sejenisnya. Memang, Adam yang biasanya tahu takaran minuman mereka. Kalau sama OB yang lain, sering kemanisan atau malah untuk beberapa orang, serasa sedikit pahit dan tidak sesuai selera mereka.
Hot Chapters