Red in Us
“Bukan soal itu, Bu. Tapi gue lagi malas minum obat. Sumpah, deh! Kayak bocah banget gitu doang sakit. Kenyataan itu aja gue udah sebel.”
Rabu menggeleng-gelengkan kepala, tanda tidak mau menerima apa pun alasan Katha. Menurutnya tetap yang terbaik adalah minum obat untuk mencegah kondisi memburuk. Apalagi mereka masih harus melalui perjalan untuk kembali ke Jakarta.
“Gue serius, ya,” ujar Rabu. “Gue bantunya bukan pakai sendok, tapi pakai mulut gue.”
Hot Chapters