Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Demi Anak Suamiku, Kurela Jadi yang Kedua

Demi Anak Suamiku, Kurela Jadi yang Kedua

Apalagi di saat marah seperti ini mereka itu banyak menyimpan kata-katanya, hanya saja mereka masih ingin bercengkrama dengan dirinya sendiri tidak lain mereka selalu memuji antar pasangan tersebut. Rasa bangga, rasa kecewa, atau apapun yang pasti dari kekecewaan maupun mereka saling menyakiti, tetap saja yang didapat dalam diri mereka itu tetap mendapatkan kebahagiaan. Baginya rasa sakit yang dilontarkan oleh Harsa ke Ayu itu suatu hal yang ujung-ujungnya tetap memberinya kenyamanan, begitu pula sebaliknya.
103.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 75 kali sebagai susah senang bersama
Baca
+Pustaka
Mendadak Kaya Raya

Mendadak Kaya Raya

Yunita Siregar berkata, "Semoga kalian bahagia, selalu bahagia." Sansan Carell sambil tersenyum menjawab, "Terima kasih." "Huh!" Yunita Siregar menoleh, hatinha sedikit tertekan, tapi lebih banyak rasa iri terhadap perasaan Sansan Carell dan Soraya Lindsay, iri mereka telah mengalami banyak hal, tetap masih bisa bersama. Perasaan seperti itu, kemungkinan tidak ada satu orang pun yang bisa masuk diantara mereka.
9656.4K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 20.3K kali sebagai susah senang bersama
Tampilkan Ulasan (82)
Baca
+Pustaka
Skyy
Mohon maaf, untuk masalah koin, saya tidak tahu menahu soal itu. Karena untuk perhitungan koin, itu sudah peraturan dari sistem aplikasinya, ya^^ Jadi, saya tidak bisa mengatur harga koinnya, saya mohon maaf sekali lagi, happy reading^^
herlambang
hebat Thor menulis cerita 2bab cuman 6minit dengan koin 14 untuk satu bab kalu 2bab berarti koinnya 28..cuman buat 6 minit ngak ada jaminan kembalian langsung wah hebat yah..kek anying apa..Thor koin ngak sesuai dengan pendeknya cerita..
Baca Semua Ulasan
Milk and Coffee

Milk and Coffee

Ia terkejut melihat Bina yang begitu frustasi akan pekerjaannya. “Sabrina!!” Melihat kedatangan Sabrina, sontak Bina langsung berdiri, berlari, dan merangkulnya. “Please, come back!” isaknya. Sabrina menatap Bina Iba. Ia tidak menyangka seperti ini kenyataannya. Ia pikir, Erika dan Awang hanya melebih-lebihkan soal ini. Ternyata masalahnya memang sebesar itu. Bina terbiasa berada di frontliner, jarang berhubungan langsung dengan Reyhan. Paling-paling, jika ada hal mendesak yang memang berkaitan dengan Reyhan. Sedangkan sebulan terakhir, ia harus terus berhubungan dengan Reyhan, menghadapi sifat keras Reyhan. Bina yang berhati mellow tidak cocok jika harus terus bersama Reyhan.
105.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 194 kali sebagai susah senang bersama
Baca
+Pustaka
SANG KAPTEN

SANG KAPTEN

Mendapatkan pelepasan bersamaan dan puas juga bersamaan. Kadang-kadang sesuatu yang bahagia itu tidak harus mengalir tenang terus. Ada kalanya menjemput kebahagiaan itu di warnai dengan perselisihan dan salah paham. Pertengkaran dan keributan. Terus bagaimana kita menyikspi agar hubungan itu terus mengalir. BERSAMBUNG
1027.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 732 kali sebagai susah senang bersama
Baca
+Pustaka
HANCUR BERSAMA SELINGKUHAN

HANCUR BERSAMA SELINGKUHAN

Kali ini dengan raut wajah sudah tak punya harapan lagi. Saat Celine menoleh ke arahnya, lelaki itu langsung bertanya, “Apa kita akan benar-benar mati bersama?” Suara lemah itu seolah menyihir Celine. Wanita itu pun langsung mengangguk dengan senyuman paling manis. “Iya, Sayang. Kita akan mati bersama dan bahagia selamanya.” “Celinee, awass!!”
1044.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai susah senang bersama
Baca
+Pustaka
Menantu Paling Oke

Menantu Paling Oke

"Senang, susah, bahagia dan sedih semua sebenarnya sama, hanya tinggal dari sisi mana ditelaah, dari hati dan pikiran yang sama. Semua pasti bermakna." by Sinta. Setelah ganti baju rumahan berupa baby doll tipis warna pink dan mencuci muka dan kaki sehingga segar, Sinta segera menyusul suaminya, dia ikutan berbaring di sebelah kiri Wisnu.
1042.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai susah senang bersama
Baca
+Pustaka
Suami Bersama

Suami Bersama

Ups, maaf (emoji tangan menangkup)~ 07.16 ~Kamu udah sarapan? Jangan lupa makan ya, jaga kesehatan kamu! Love you, your wife (emoji hati)~ Aku tersenyum membaca satu persatu pesan yang dikirimkan Nadhira padaku. Masih banyak deretan pesan yang dikirimnya untukku. Ya Allah... Sebegitu pedulinya Nadhira padaku. Bahkan ia masih sempat bercanda dengan mengatakan aku sibuk bekerja atau sibuk dengan istri baruku. Kutahu, dalam hatinya, pasti sedang cemburu.
1076.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai susah senang bersama
Baca
+Pustaka
Menjaga Kesucian Untuk Wanita Lain

Menjaga Kesucian Untuk Wanita Lain

Naamun karena dia melakukannya bersama orang yang dia cintai, apa pun jadi menyenangkan baginya. Di atas komidi putar, kami duduk bersebelahan dan bergerak naik turun mengikuti irama musik yang berputar lembut. Hingga musik hampir selesai, barulah aku mengutarakan sebuah kalimat yang sudah lama kupikirkan dengan saksama. "William, kepribadian kita bertolak belakang, kesukaan juga beda. Bahkan selera makan pun nggak sama. Kamu yakin, kita bisa terus jalan bareng?"
16.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 536 kali sebagai susah senang bersama
Baca
+Pustaka
Bahagia Usai Berpisah

Bahagia Usai Berpisah

Zulfa hanya mengulum senyum. "Jangan, Bu. Dia ini suka cemberut orangnya. Nanti yang ada Ibu dicemberutin sama dia kalau Ibu sudah jadi mertuanya," timpal Fikri. "Ih! Apaan, sih, kamu!" Zulfa memprotes. Si Ibu pembeli tertawa melihat sepasang manusia itu. "Semoga kalian berjodoh sampai maut memisahkan. Kalian terlihat sangat serasi," celetuk beliau.
1046.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai susah senang bersama
Baca
+Pustaka
Lenyap Bersama Kenangan

Lenyap Bersama Kenangan

Dia memejamkan mata, air mata pun mengalir. Aku berbalik untuk pergi, saat sampai di pintu, kudengar suaranya pelan, “Semoga kamu bahagia.” Aku menoleh dan tersenyum tulus padanya, menjawab, “Kamu juga.” Keluar dari rumah sakit, matahari bersinar cerah. Aku menarik napas dalam-dalam, rasanya ringan luar biasa. Ponselku berdering, pesan dari pemandu wisata, [Aurora sudah muncul, kamu mau lihat, nggak?]
14.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 392 kali sebagai susah senang bersama
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status