Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Selìni

Selìni

Apa yg terjadi di sini? Rasanya semua terlalu banyak untuk dicerna. Otak dan pikiran gadis itu mendadak kosong. Seluruh syarafnya konslet. Kenapa semua hancur dan berantakan– Apa yg baru saja terjadi? Api. Ada api membumbung di sudut goa. Taighcon ada yg terbakar– bahkan lebih dari satu taighcon terbakar habis. Beberapa bangunan kayu yg dibangun runtuh.
979 viewsOngoingIdinagdag sa Library 21 Beses bilang suì-fēng
Read
+Library
FIORE

FIORE

Etheldreda Cindyriesoursriri
Ia berjalan mendekat ke meja dan meletakan teko teh yang masih terasa cukup panas dan mulai menuangkannya ke dalam cangkir. Suara dentingan sendok ke teko keramik serta air panas yang dituangkan dari teko teh memiliki tempo suara yang lebih tenang daripada suara air yang mengalir dari air mancur. Suasana menjadi sunyi dan itu membuat suara air tersebut menjadi lebih keras dari biasanya. Adrian yang duduk di kursi dekat jendela, membiarkan pikirannya mengembara ke suatu tempat yang jauh dan tidak dikenal. Aroma dari seduhan teh yang tidak Adrian kenali menguar ke udara dengan uap, berhembus ke arahnya, mengkonfirmasi gagasan bahwa ada orang lain di dekatnya.
Sikat na Kabanata
105.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 143 Beses bilang suì-fēng
Read
+Library
Sweet Coffee

Sweet Coffee

Hanya sebuah helaan napas yang bisa kukeluarkan. “Dark Coffee,” ucap laki-laki itu setelah beberapa saat memandangi buku menu di tangannya. “Pesanan Anda akan segera siap, Tuan,” Mako berucap ramah. “Satu lagi untuknya,” sambung laki-laki itu sembari menunjuk kearahku. Mako kembali mengangguk lalu beranjak menjauh.
3.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 117 Beses bilang suì-fēng
Read
+Library
Renjana

Renjana

ujar Irine yang juga tiba-tiba nongol entah dari mana sambil menarik tanganku ke hadapan dua orang cowok. “Tuh, pilih salah satu,” katanya lagi. “Pilih? Gaya kamu Rin, kayak emak-emak jualan kacang dipasar,” candaku. Yang satu hitam, pendek, yang satunya lagi putih, tinggi. Ya, jelas aku memilih yang putih dan tingggi lah, begini-begini, aku jagonya memilih. Aku mengulurkan tanganku, tersenyum sambil bertanya” Hai, aku Renjana, kamu?”
103.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 103 Beses bilang suì-fēng
Read
+Library
Kultivator Surgawi

Kultivator Surgawi

img:first-child]:pt-0 *:[img:first-child]:rounded-t-xl *:[img:last-child]:rounded-b-xl shadow rounded-md ring-1 ring-foreground/20 fix-size fix-edge chapter-theme" data-slot="card" data-size="default" data-variant="default"> "Feng Feichen, di mana Paviliun Dewa Mabuk Dinasti Fengyuanmu? Bawa aku ke sana, aku akan melampiaskan amarahku hari ini!" Yan Xi menatap Feng Feichen, wajahnya penuh ekspresi garang dan ganas.
1041.6K viewsOngoingIdinagdag sa Library 1.2K Beses bilang suì-fēng
Ipakita ang mga Review (10)
Read
+Library
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Nickie
izin promosi: judul: kehidupan kedua pangeran author: nickie yang suka cerita regresi, misteri, menyelamatkan keluarga dan bumbu romance bisa dicoba baca di sini... saya tunggu sarannya ya untuk perbaikan ke depan
Basahin ang Lahat ng Review
Feng Ru Ai

Feng Ru Ai

jawab Ai sopan "Tapi lain kali, saya harap anda berhati - hati. Ini jalan raya ibukota MingQi, banyak orang yang berlalu lalang disini" Tukas Ai lalu lantas membungkuk meninggalkan pangeran Rong dan YuSu yang tertengun dengan ucapan sarkas Ai yang kini berlalu meninggalkan mereka di bawa tatapan terkejut para penduduk MingQi yang baru saja menyaksikan tontonan yang menarik. "Entah hanya perasaanku saja, mengapa aku merasa bahwa kita seolah - olah baru saja dicampakan?" Gumam YuSu sepeninggal para penduduk MingQi yang mulai berhamburan meninggalkan tempat mereka berdua.
912.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 242 Beses bilang suì-fēng
Read
+Library
Shen Xiao

Shen Xiao

dengus Teng Fei, memuji tanpa menatapnya. "Tampang mu tidak menyakinkan memuji ku." "Apa perlu kutunjukkan, kau sangat luar biasa Shen Xiao. Aku sangat iri pada mu, BEGITU?!" ujar Teng Fei penuh emosi mendarah daging. Shen Xiao mengibaskan tangannya, tersenyum senang, sangat puas sekali melihat Teng Fei marah. "Ya, itu cukup bagus juga."
106.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 130 Beses bilang suì-fēng
Read
+Library
FLOWIE

FLOWIE

syal dan topi musim dingin. “Apa kita akan bermain ski? Salju bahkan belum turun,” ucap Flowie memprotes akan pakaian yang dipilih Luke. Tidak ada yang salah dengan pakaian ini. Sungguh pakaian ini sangat manis dan mahal, namun Flowie merasa pakaian ini lebih pantas dipakai saat salju turun. Luke menatap Flowie dengan jengkel. “Aku tidak suka penolakan Flow,” tegas Luke kembali mengingatkan Flowie.
105.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 231 Beses bilang suì-fēng
Read
+Library
PREV
12
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status