Sistem Aura (Infinity)
Takut-takut kelinci tersebut membawa bom, atau benda berbahaya—seperti yang sudah-sudah.
”Hmmmm ... memang kalian berdua ini semakin hari semakin aneh ... waktu itu katanya dititipkan jerapah, lalu diikuti badak bersayap, ada ular piton berkaki, ada ikan darat, sampai ada tikus berdasi—dalam arti harfiah; tikus yang memang mengenakan dasi. Padahal semua itu korelasinya jauh dengan profesi nelayan ....“
Menelan saliva gugup yang Lezius lakukan disertai cengengesan. ”Yaaaaa, anu, bagaimana ya ....“ Dia malah gelagapan untuk menjelaskannya.