Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Istana Dengan 2 Ratu

Istana Dengan 2 Ratu

tanya salah seorang teman " kok ada cewek cantik di sini lo nggak kenalin ke kita sih itu siapa as saudara lo Wah bisa nih mau kenalan Tunggu ya aku mau langsung kenalan sama dia" kata salah seorang teman Askara ucapannya sangat kencang sehingga aku bisa mendengarnya dari jarak jauh benar saja teman askara itu datang menghampiriku
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai tak kenal maka ta aruf
Baca
+Pustaka
Antara Kau, Aku & Papimu

Antara Kau, Aku & Papimu

Elena bergegas ke kamar melihat kondisi Erlangga yang teler karena minuman beralkohol yang dibuat oleh beberapa masyarakat lokal dan mereka biasa menyebutnya dengan nama ‘Arak’ atau sejenis minuman alkohol pada negara lain seperti ‘Soju’ untuk negara Korea atau ‘Sake’ untuk negara Jepang. Elena membuka sepatu yang masih dipakai Erlangga lalu Elena mencium aroma kuat dari arak pada pakaian Erlangga berikut bau keringat pada tubuh lelaki muda nan ganteng itu. Hanya saja, aroma kuat pada arak tidak membuat Elena mual. Dibukanya pakaian Erlangga saat lelaki itu terlelap karena mabuk. Diambilnya handuk kecil pada lemari yang ada di hotel itu, lalu Elena menyalakan air hangat pada wastafel. Membas
9.780.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.4K kali sebagai tak kenal maka ta aruf
Tampilkan Ulasan (24)
Baca
+Pustaka
Parikesit70
Terima Kasih untuk Pembaca Setia Parikesit70 yang udah ikut sampai ke sini.. Terharu... dan sulit utk diungkapkan dgn kata-kata. Apalah arti cerita ini tanpa dukungan dari kakak semua Love You All Sekebon yaa.........️...... ...️LOVE...LOVE...LOVE...️
Pepermints
duh baru bisa baca kak, kemaren sakit dan harus dikurangi hpnya .......padahal udah kangen bgt sama erlangga........ love love pokoknya.. maksih ya kak.. semangat terus nulisnya.. jangan lupa istrhat.. .........
Baca Semua Ulasan
KARMA : Balasan untuk Keluarga Tak Tahu Diri

KARMA : Balasan untuk Keluarga Tak Tahu Diri

"Cek, cek, cek. Assalamualaikum hadirin sekalian. Maaf mengganggu waktunya sebentar. Sembari menikmati prasmanan izinkan saya Tarjo Sutejo selaku teman kedua mempelai untuk mempersembahkan satu buah lagu dari Payung Mendung--" "Payung Teduh, woy!" Yoga terdengar berteriak dari bawah panggung. "Ah, iya maksudnya Payung Teduh yang berjudul Akad. Lagu ini saya persembahkan untuk Non Mimi yang sangat cantik sekali, juga Bang Rafa yang nggak kalah ganteng mirip Artis Korea, juga spesial untuk Neng Zara yang selama ini selalu setia menemani saya dalam kondisi koma. I love you, beibeh."
1045.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai tak kenal maka ta aruf
Tampilkan Ulasan (8)
Baca
+Pustaka
Nur Inayah
ceritanya bagus,aku suka tokohnya yg menampilkan perempuan yg kuat,cerdas dan tidak mudah tumbang meski awalnya didera banyak cobaan,perempuan harusnya memang seperti itu,biar tidak gampang ditindas,dianggap makhluk lemah yg g bisa apa2 dan dianggap remeh,good job,Amira
Bahagia53114202
novelnya keren. tapi, ini babnya nggak sampe kek sinetron Tersanjung, kan? takut kepanjangan dan gak tamat2 malah ujungnya mbulettt kek benang ruwet. apalagi sampe bab 200 lebihhh. haduh, bisa puyeng liatnya. ...
Baca Semua Ulasan
Ta'aruf Before Married

Ta'aruf Before Married

Setelah keluarga kami mengenal satu sama lain, begitu pula dengan kami, proses ta’aruf bisa berlanjut ke tahap ke tiga. Tahap terakhir ini akan menjadi saat yang tepat untuk aku dan Radit mengenal satu sama lain, dan bertanya tujuan pernikahan jika kami memutuskan untuk menikah. Tentunya akan ditemani Ustadzah Fisha sebagai perantara kami. Kami akan duduk berhadap-hadapan atau saling membelakangi, lalu melempar pertanyaan satu sama lain. Masing-masing menjawab dan menilai setiap jawaban berdasar logika, dan bukan hanya perasaan.
2.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52 kali sebagai tak kenal maka ta aruf
Baca
+Pustaka
Kontrak Pemikat CEO Dingin

Kontrak Pemikat CEO Dingin

tanya Mama Ken menginterogasi dengan napas yang terengah-engah. "Mam, please ini cuma salah paham. Yang kalian lihat tidak seperti yang dikira. Dia bukan siapa-siapa, Ken juga tidak mengenalnya," jawab Ken mendekati mamanya sambil berjongkok memegang tangannya, Ia memohon agar mamanya bisa tenang. "Apa maksudmu tidak mengenalnya? Kenapa kau bisa membawanya ke sini?" tanya mamanya mengkerutkan kening.
102.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 79 kali sebagai tak kenal maka ta aruf
Baca
+Pustaka
Aku Tak Sebodoh yang Kau Kira

Aku Tak Sebodoh yang Kau Kira

"Apa yang kau maklumi, andai kau paham sesuatu, semua itu tak akan terjadi." "Fine, Amaira. Aku minta maaf, jika kau sungguh mencintaiku dan tetap ingin jadi istriku maka tolong maafkan dan beri aku kesempatan, tapi jika tidak, maka kau boleh lakukan sesukamu. Bukankah pagi tadi kau sudah dapatkan hak rumah dan mobil, kau juga mengancamku," ucap pria itu dengan lagak seakan dia korban kejahatanku
1038.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 951 kali sebagai tak kenal maka ta aruf
Baca
+Pustaka
Antara Aku dan Adik Tiriku

Antara Aku dan Adik Tiriku

Dia merasa seperti pasangan gay yang tengah bertengkar. Rui melebarkan kedua matanya. Dia nyaris tak percaya dengan apa yang ia dengar. "Sungguh?" Dia tampak sumringah. "Kau memaafkan aku?" "Ya." Raffael menjawab dengan ketus. "Tapi berhentilah bersikap seperti tadi. Aku akan menarik kata-kataku jika kau masih bertingkah memalukan."
4.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 136 kali sebagai tak kenal maka ta aruf
Baca
+Pustaka
Takdir Yang Membawamu

Takdir Yang Membawamu

Dia tersenyum padaku, untuk sesaat aku sangat terkesima dengan ketampanan maksimalnya. "Perkenalkan nama saya adalah Arjuna, eh kamu pasti Kinara, kan?" tanya laki-laki yang ternyata bernama Arjuna tersebut. Dengan ragu aku membalas uluran tangannya yang melewati pembatas meja. Ibu yang menatap kami masih meninggalkan isak tangis dalam diamnya. Meskipun ibu sudah mulai tenang sekarang, tetap saja alasan di balik tangis ibu masih berseliweran di dalam otakku.
106.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 161 kali sebagai tak kenal maka ta aruf
Baca
+Pustaka
Takkan Kembali Lagi

Takkan Kembali Lagi

Sudut mulut Reyhan bergerak-gerak seolah-olah sedang tersenyum, tetapi juga seolah-olah sedang meminta maaf. "A ... aku minta maaf .... Aku ingin melindungimu selamanya, tapi nggak kusangka …. Aku malah menyeretmu …." "Ini bukan salahmu …" jawabku dengan mata yang berkaca-kaca. "Akulah yang sudah salah mengambil jalan." "Abella .... Kalau ada kehidupan kedua, jangan pernah menginjakkan kakimu di rumah Keluarga Gredi lagi."
7.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 277 kali sebagai tak kenal maka ta aruf
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status