Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
OBSESI PRIA BERKUASA

OBSESI PRIA BERKUASA

"Ini bukan tentang mempercayai atau tidak mempercayai. Ini tentang melindungi orang yang aku pedulikan. Dan saat ini, itu termasuk kamu." "Kenapa kau begitu peduli?" tanya Agatha, penasaran dengan kedalaman perasaan yang mungkin belum sepenuhnya ia pahami. "Kau selalu tampak begitu dingin dan tak terjangkau. Apa yang membuatmu begitu peduli padaku?"
103.6K viewsCompletedAdded to Library 139 Times as tak peduli
Read
+Library
Belenggu Pernikahan Tuan Arya

Belenggu Pernikahan Tuan Arya

katanya dengan suara pelan tetapi tegas. Tiara mendengus pelan, seolah tidak terpengaruh. "Oh, jadi sekarang aku yang 'bermain-main' ya? Aneh, Arya, dulu kau tidak pernah mempermasalahkan ketika kau yang melakukan itu padaku." "Kau tidak tahu bahwa aku peduli. Aku mencarimu kemana-mana," jawab Arya dengan suara bergetar. Tiara tersenyum pahit. "Kalau begitu, kau sangat buruk dalam menunjukkan sikap peduli. Karena yang kurasakan hanyalah penderitaan."
8.22.5K viewsOngoingAdded to Library 94 Times as tak peduli
Read
+Library
Duke, Mengapa Kau Baru Memohon Saat Aku Pergi?

Duke, Mengapa Kau Baru Memohon Saat Aku Pergi?

Ia tidak lagi menghitung nyawanya sebagai risiko karena terlalu sering terancam. “Kau seharusnya peduli! Kenapa kau menyebut seolah dirimu tidak penting?!” Tili membentak lagi, kesal tentunya. Ia sudah bekerja keras membela Cal—berulang kali, tapi Cal tampak tidak peduli. “Maaf…” Cal mengangkat tangannya lagi dan tersenyum lebih lembut. “Aku tidak bisa banyak bercerita, karena harus memastikan banyak orang di sekitarku akan aman. Ini jawaban terbaik yang aku bisa berikan saat ini.”
1020.6K viewsCompletedAdded to Library 576 Times as tak peduli
Read
+Library
Dikhianati Mantan, Jatuh Pada Duda Tampan

Dikhianati Mantan, Jatuh Pada Duda Tampan

“Tapi kamu seharusnya mikirin kondisi kamu sendiri. Apa kamu mau sakit terus?” Nada itu bukan menggurui. Lebih tepatnya … peduli. Dan justru itulah yang membuat Tharie semakin tidak nyaman. Ia mengepalkan tangannya di atas selimut. “Sudahlah, Pak,” katanya tajam. “Bapak nggak usah sok peduli. Mau saya sembuh atau nggak, itu urusan saya. Bapak sebaiknya ngurus urusan Bapak sendiri.”
103.9K viewsCompletedAdded to Library 140 Times as tak peduli
Read
+Library
PAPA MUDA

PAPA MUDA

PAPA MUDA 44 A Oleh: Kenong Auliya Zhafira Sikap peduli atas dasar sopan santun mampu nyalakan setitik tanda tanya akan sebuah jawaban yang tersembunyi jauh di dasar jiwa. Karena bagaimanapun dalamnya hati tidak pernah bisa diselami layaknya lautan. Entah itu hanya sebuah kesamaran atau kesungguhan, hanya diri sendiri yang tahu.
108.8K viewsCompletedAdded to Library 352 Times as tak peduli
Read
+Library
DEVIL QUEEN: Journey as Villainess's Subordinate

DEVIL QUEEN: Journey as Villainess's Subordinate

Saat terakhir kami menyalurkan perasaan. Maka, aku akan mengungkapkan semuanya yang terlintas di pkiran. “Keras kepala. Menjengkelkan. Dan kadang terlalu cepat menyimpulkan. Itu penyakit kronis yang enggak diderita semua orang. Penyakit yang justru membuatnya seperti ini. Penyakit bernama Terlalu Peduli.” Bahkan tegukan ludahku terasa pahit dan berat. Aku bisa! Aku pasti bisa!
6.8K viewsCompletedAdded to Library 156 Times as tak peduli
Read
+Library
Pernikahan Bisnis Dua CEO

Pernikahan Bisnis Dua CEO

“Selama ini aku pikir kamu hanya peduli pada perusahaanmu, pada citra, pada bisnis. Aku pikir kamu tidak pernah memikirkan orang lain sampai sejauh itu. Tapi sekarang… kamu justru duduk di sini, merasa bersalah karena aku meluangkan waktu untukmu.” Gerald terdiam. Kata-kata Elena itu seperti cermin, memperlihatkan sisi dirinya yang selama ini ia abaikan. “Gerald,” Elena melanjutkan dengan nada lembut, “aku tidak merasa terbebani. Kamu sakit, dan aku ada di sini karena aku mau. Bukan karena kewajiban, bukan karena perjanjian, tapi karena aku peduli.” Gerald menahan napas. Kata “peduli” itu menggema di kepalanya, lebih dalam daripada yang bisa ia duga.
4.0K viewsCompletedAdded to Library 92 Times as tak peduli
Read
+Library
Tak Lagi Menunggu Untuk Dipilih

Tak Lagi Menunggu Untuk Dipilih

Setelah ujian nasional selesai, kami berlima teman masa kecil yang sudah sangat dekat sejak kecil, berkumpul untuk bermain permainan kekompakan. Ronde pertama, sahabatku, si Mina bertanya, “Kalau salah satu dari kita terjebak di daerah pinggiran kota tengah malam, siapa yang akan kalian selamatkan lebih dulu?” Tiga pemuda yang sejak kecil sering dijuluki sebagai calon suamiku itu tanpa ragu menuliskan nama Mina secara bersamaan. Orang-orang langsung menyoraki mereka karena terlalu kompak. Dengan wajah memerah, Mina menjelaskan, “Mungkin karena aku yang paling penakut. Jena begitu hebat, dia sama sekali nggak membutuhkan orang lain untuk menyelamatkannya.” Mereka semua mengangguk. Namun, me
1.9K viewsCompletedAdded to Library 67 Times as tak peduli
Read
+Library
Siapa yang Peduli?

Siapa yang Peduli?

“Oh, Iya, Iya. Belajar yang baik ya.” Dirga menganggukan kepalanya pada Kakek Tanuraja juga Diana sebelum meninggalkan ruang makan. “Kalau begitu aku juga pamit untuk berangkat kerja.” ujar Diana. Sendok garpu yang sedang dia pegang pun di taruh di atas piring yang hampir kosong. “Kau juga sudah selesai?” Kakek Tanuraja menatap Diana. “Pergilah, hati-hati di jalan.”
1.8K viewsOngoingAdded to Library 58 Times as tak peduli
Read
+Library
Kenapa Aku Harus Peduli?

Kenapa Aku Harus Peduli?

tanyanya. "Kakak bohong kan?" tanyanya balik. Nahla menjerit heran. "Bohong?" "Besuk teman," ujarnya tersenyum. Nahla menatap Gibran tajam. "Kenapa Kakak terlalu peduli sama aku?" tanyanya menunduk. Nahla menyamakan posisinya dengan Bunga. "Jika aku tanya, apa kamu peduli sama diri kamu sendiri?" tanya Nahla balik.
104.3K viewsOngoingAdded to Library 90 Times as tak peduli
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status