Istri Ketiga
balas Patricia, lalu ia tersenyum nanar lagi, “Jujur, aku sudah putus asa, Kinan. Aku sudah menunggu waktu itu, tapi hubunganku dengan Ludwig semakin ada jarak. Aku benar-benar sudah lelah.”
“Lelah itu manusiawi, Patricia. Tapi, percayalah bahwa buahnya sabar itu akan berbuah manis. Allah punya waktu terbaik-Nya untuk mengabulkan semua doa. Tidak apa-apa bersabar dan sedikit lelah untuk apa yang telah Allah janjikan. Semuanya sudah ada waktunya, waktu dan versi terbaik menurut Allah, bukan versi terbaik menurut kita, manusia,” balas Kinan menjelaskan dengan lembut.
Hot Chapters