Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Kode Prosa Aisha

Kode Prosa Aisha

“Buat referensi bikin apa?” “Buat konten reviu buku.” “Youplayer, ya?” tanyanya sambil tetap menatap layar PC. “Maybe.” “Good. Sepuluh, hari ya!” “Okay.” Pergi membawa tiga buku. Getaran berirama terasa pada bagian kaki kanannya, laki-laki yang menghadap layar komputer itu mengeluarkan ponsel dari saku celana. Melihat nama “Filan” melakukan panggilan dengan gambar latar Conversay. Jempol besarnya menggeser tombol digital gagang telepon ke kiri mengenai simbol silang warna merah.
9.82.6K viewsOngoingAdded to Library 92 Times as talk to books
Read
+Library
Groot!!

Groot!!

'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot!I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot!I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot!I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot!I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot!I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot!I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot! I'm groot!I'm
2.2K viewsOngoingAdded to Library 47 Times as talk to books
Read
+Library
Sang Pewaris Konsorsium

Sang Pewaris Konsorsium

“Pak, kamu sudah kembali!” Tidak ada sepatah kata pun muncul dari tato buku itu dalam waktu yang lama. Pada akhirnya, suara Teivel yang kelelahan terdengar, berkata, “Tentu saja tidak! Aku hanya berkomunikasi denganmu melalui buku ini. Omong-omong, tidak ada apa-apa lagi, cepatlah masuk! Aku butuh bantuanmu. Kamu akan menemuiku setelah menangani pembatas itu.”
995.8K viewsCompletedAdded to Library 2.9K Times as talk to books
Read
+Library
Tunangan Kontrak Sang CEO

Tunangan Kontrak Sang CEO

“Tentu.” Sore harinya, Arga menjadwalkan media walk kedua: bukan kafe, melainkan toko buku independen yang punya ruang acara kecil. “Kita butuh ‘cerita normal’,” katanya. “Beli buku, sumbang untuk program literasi. Low controversy, high warmth.” Naya, yang dua jam terakhir menonton ulang rekaman tali merah, menyetujui. “Boleh. Tapi aku minta dua pengawal tambahan—pintu belakang.”
1.5K viewsOngoingAdded to Library 45 Times as talk to books
Read
+Library
Dosen Duda Kesayanganku

Dosen Duda Kesayanganku

Secepat kilat Argan mengecup pipi Nara sebelum kembali ke posisinya. Nara tersenyum menanggapi keahlian Argan yang pintar sekali mengambil kesempatan. “Udah dapat bukunya, sayang? Kalau butuh buku dan di perpustakaan nggak ada, Mas bantu nyari di toko buku atau toko buku online yang khusus menjual buku-buku non fiksi, kayak ekonomi.” “Alhamdulillah dapet.”
103.3K viewsCompletedAdded to Library 114 Times as talk to books
Read
+Library
Simfoni Temaram Takdir

Simfoni Temaram Takdir

Kendrik sedikit lupa bahwa pola komunikasi dengan kakak iparnya ini haruslah detail. Menanyakan kepunyaan tidak akan membuat Daniel menawarkan pinjaman. Harus Kendrik yang mengungkapkan maksudnya secara lugas. Daniel pun berdiri kemudian mencarikan buku yang dimaksud. Beberapa detik kemudian, Daniel telah membawa buku tebal dan CD. Kendrik keder sendiri melihat buku-buku itu. Dia tak segera menerima buku-buku yang sudah dicarikan oleh si tuan rumah.
105.0K viewsCompletedAdded to Library 160 Times as talk to books
Read
+Library
Bicara

Bicara

teriak Wulan—Mama Misell saat baru saja pulang dari Klub Buku. Mama Misell sangat suka membaca buku dan hal-hal berbau sastra. Pada awalnya Wulan menemukan info itu dari instagram. Kemudian, tanpa pikir panjang ia langsung menghubungi contact person yang ada dan memantapkan hatinya untuk bergabung di Klub Buku tersebut. Kegiatannya selalu diadakan setiap hari Minggu. Bagi Misell dan papanya, hal tersebut tidak menjadi masalah dan mereka mendukung hobi Wulan itu.
7.6K viewsOn holdAdded to Library 181 Times as talk to books
Read
+Library
Kotak Itu Berbicara

Kotak Itu Berbicara

Masalah memang sering terjadi di antara anggota tim dan Kotak Berbicara menjadi media untuk menyelesaikannya. “Pertama, kita buka kotak ini dulu.” Roni membuka tutup kotak yang memiliki lubang dengan panjang 10 centimeter di tengahnya. “Ada tiga kertas nih. Mau gue bacain?” “Sini gua aja yang bacain, Ron.” Abdul mengambil satu kertas dari dalam kotak. “Surat cinta nih kayaknye! Ihiy! Lo pada jadul banget ya, masih nulis-nulis ginian.”
2.7K viewsOngoingAdded to Library 106 Times as talk to books
Read
+Library
OBSESI TERLARANG : Sentuh Aku, Ayah Mertua

OBSESI TERLARANG : Sentuh Aku, Ayah Mertua

katanya pada Dunant. "Oh, tentu saja kami ada banyak! Saya bisa suruh pegawai memilihkan beberapa buku novel yang sedang laris tahun ini," ujar Dunant, dia tampak sangat bersemangat. Alex hanya mengangguk. Dengan bersemangat Dunant memanggil beberapa pegawai toko untuk membawakan buku-buku novel yang Alex inginkan. Di tengah hirup pikuk orang-orang di toko buku, hati Alex tiba-tiba terasa sepi. Lorong-lorong di antara kedua lemari dan rak-rak buku, semua itu mengingatkan dirinya kepada Veronica.
1012.8K viewsCompletedAdded to Library 344 Times as talk to books
Read
+Library
PREV
1234
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status