Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Perpustakaan Tengah Malam

Perpustakaan Tengah Malam

Setiap halaman yang mereka baca membuka wawasan baru dan membangkitkan rasa ingin tahu yang semakin besar. Suatu pagi, saat matahari mulai terbit dan langit penuh dengan warna-warna indah, Lila dan Seraphina duduk di balkon Menara Bintang, membaca bersama. Angin sepoi-sepoi membawa aroma bunga dan suara burung yang berkicau. "Lihat ini," kata Lila dengan mata berbinar. "Di sini ada catatan tentang sebuah tempat yang disebut Hutan Cahaya. Konon, di sana ada pohon-pohon yang berpendar dengan cahaya magis setiap malam."
101.9K viewsOngoingAdded to Library 68 Times as tanah cahaya
Read
+Library
Di Balik Bayangan Makassar: Petualangan Aaron & ILHAM

Di Balik Bayangan Makassar: Petualangan Aaron & ILHAM

Dari dalam tanah muncul cahaya hangat, bukan abu-abu, tapi warna yang tak pernah ada sebelumnya — bukan biru, bukan merah, tapi gabungan perasaan manusia yang tak bisa dinamai. Perempuan bermata cermin menatapnya tertegun. “Apa itu?” Aaron tersenyum lemah. “Itu... harapan.” Pusaka Ilham berubah jadi bunga bercahaya. Kelabang Kosmik yang tadi lenyap muncul kembali, tapi kini berukuran kecil — seekor makhluk mungil di bahunya, seolah bagian dari dirinya. T-Rex muncul di langit, tapi tidak mengaum; ia menunduk seperti penjaga. Dan dari kejauhan, Ayam Roh berputar di udara, menaburkan cahaya ke seluruh lembah.
102.1K viewsOngoingAdded to Library 41 Times as tanah cahaya
Read
+Library
Rahasia Alkimia Warisan Tersembunyi

Rahasia Alkimia Warisan Tersembunyi

Zhen merasa dirinya tersedot ke dalam ruang lain—sebuah tempat di mana matahari bersinar terang di langit, tetapi tanahnya diselimuti kegelapan. Langkah Zhen bergema di tanah bercahaya, dikelilingi oleh kontras yang aneh—matahari bersinar megah di atas, tetapi bayangan hitam merayap dari bawah, mencoba menelannya. > Zhen (dalam hati): "Kutukan ini… bukan hanya kegelapan biasa. Ini adalah ketidakseimbangan, pertarungan antara cahaya dan kegelapan yang belum terselesaikan."
104.9K viewsCompletedAdded to Library 135 Times as tanah cahaya
Read
+Library
TAKHTA BAYANGAN

TAKHTA BAYANGAN

Di tengah ruangan, ada sebuah altar batu sederhana dengan sebuah cahaya kecil berpendar di atasnya. “Ini dia,” bisik Dante, matanya terpaku pada cahaya itu. Ayra mengerutkan kening. “Apa itu?” Dante mendekati altar, tubuhnya tegang. “Menurut cerita, ini disebut ‘Inti Bayangan.’ Cahaya ini bisa memberi jawaban atas pertanyaan terdalam kita.” Ayra melangkah mendekat, tetapi ia ragu. “Dan jika kau menyentuhnya?”
101.7K viewsCompletedAdded to Library 43 Times as tanah cahaya
Read
+Library
Pewaris Ilmu Iblis dan Dewa

Pewaris Ilmu Iblis dan Dewa

Lalu, hujan turun— Bukan hujan air, tapi hujan cahaya. Bilah-bilah surgawi turun seperti serpihan kristal, menyala seperti pedang terkutuk yang memurnikan kegelapan. Ratusan ribu bilah cahaya surgawi jatuh menghujani tanah Pulau Neraka—bukan sebagai berkah, melainkan hukuman. Mereka menembus langit dan tanah terlarang dengan kekuatan tak terbendung, mengusung petir ilahi dan api murni langit. Setiap bilah bukan sekadar senjata, tapi sumpah dari langit untuk membakar segala bentuk kejahatan hingga ke akar terdalamnya.
1052.9K viewsCompletedAdded to Library 1.6K Times as tanah cahaya
Read
+Library
Warung Kopi Dunia Bawah

Warung Kopi Dunia Bawah

Sinar putih menyembur ke segala arah, membelah kegelapan dan memadamkan api dengan satu embusan cahaya. "Apa... itu tadi?" tanya Toyo dengan mata melotot. "Cangkir Cahaya," jawab Karina lirih. "Ia hanya akan aktif ketika niat penyajinya tulus... dan ketika yang diserang adalah tempat yang dianggap rumah oleh banyak jiwa." Lilit mundur, kakinya gemetar. "Tak mungkin... ini hanya warung rendahan!" Dimas tersenyum masam. "Iya, warung rendahan. Tapi di sinilah tempat arwah bisa tertawa, makhluk bisa istirahat, dan bahkan petugas kematian bisa curhat tentang pacarnya."
101.3K viewsOngoingAdded to Library 45 Times as tanah cahaya
Read
+Library
SURA, PANGERAN TERBUANG

SURA, PANGERAN TERBUANG

Cahaya keemasan membelah langit. Tanah pecah. Gunung runtuh. Lautan mendidih. Gelombang energi menyapu segala arah seperti badai kiamat yang tak terbendung. Langit menangis. Bumi menjerit. Dan di tengah cahaya kehancuran itu— siluet He Sura, Penguasa Bumi, berdiri tegak. ✨ To Be Continued... ✨
109.9K viewsCompletedAdded to Library 257 Times as tanah cahaya
Read
+Library
Sistem Tanpa Batas

Sistem Tanpa Batas

Dalam waktu kurang dari tiga menit, dua belas pengawal elit Istana Cahaya Abadi telah dicabik-cabik dan ditelan bulat-bulat oleh para jenderal naga. Wajah Yang Tian berubah menjadi pucat pasi. Ia menyadari bahwa ia telah meremehkan kekuatan orang di depannya. "Tidak... ini tidak mungkin! Bagaimana mungkin naga-naga liar ini begitu kuat?! Rasakan ini! Lentera Cahaya Suci: Pemurnian Dunia!" Yang Tian mengangkat tongkatnya, dan permata di ujungnya meledak menjadi gelombang cahaya putih yang sangat panas, yang diklaim mampu menghapus semua energi gelap dan hukum selain cahaya.
106.3K viewsOngoingAdded to Library 194 Times as tanah cahaya
Read
+Library
Felix And The Star Gemstone

Felix And The Star Gemstone

Iya, dia melihat sesuatu di tangan yang disembunyikan pria itu tadi. Sebuah... Kotak? ******* "Hutan ini bernama Hutan Cahaya," ujar anak bersurai abu-abu itu. Gazza mengembuskan napas pelan, "namun sekarang cahaya itu hanya sekedar nama, karena buktinya sekarang semuanya hanya hitam putih," lanjutnya sembari tersenyum kecut dengan tangan memegang sepucuk bunga mawar yang kini berwarna hitam.
107.1K viewsOngoingAdded to Library 249 Times as tanah cahaya
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status