Talak Aku, Mas!
Aku langsung membeku begitu mendengar hal itu, terdiam dan tak tahu bagaimana harus menjawabnya.
"Iya, Ra. Ya siapa tahu kan kamu berjodoh sama si pria Thailand ini," timpal Tya.
Aku mendesah tetapi belum juga menanggapi perkataan temanku.
Marlina menambahkan, "Jodoh itu kan misterius banget, Ra. Siapa yang tahu coba jika ternyata kamu sama dia itu ditakdirkan untuk bertemu di sini lalu menjalin hubungan pernikahan. Lagipula dia tuh kan juga masih single. Nggak ada alasan dong untuk mundur?"