Rumah Ramaria
kataku.
“Butuh tanda apa lagi sih lo? Instant connection udah ada, kalian sama-sama tertarik dan kalian serasi banget! Butuh apa lagi, hah?” Fadhil menggelengkan kepalanya.
“Menurut temen gue yang belajar psikologi” belum sempat kuteruskan, Fadhil memotong. “Iya, tapi cinta engga seharusnya lo tolak, Ram. Dia beneran ada di depan lo dan satu-satunya cara untuk membuktikan apakah dia jodoh atau bukan, lo cuma harus ambil satu langkah yaitu coba saling terlibat di kehidupan masing-masing dan cari tau kalian cocok atau engga. Kalau engga dicoba kan engga bakal tau.”
Bab Populer