Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
PEMBALASAN DENDAM ZENITH

PEMBALASAN DENDAM ZENITH

Dari tanduk itu, terpancar aura kekuatan primal yang samar namun terasa berat. "Ini adalah sepasang tanduk dari seekor Minotaur Alpha yang berhasil ditaklukkan di kedalaman Hutan Terlarang di barat Ravelinz," jelas Thomassen. "Seperti yang Anda semua tahu, inti dari tanduk ini bisa diekstrak dan jika diproses dengan benar oleh seorang alkemis, ia bisa digunakan untuk meningkatkan kekuatan dan kepadatan Tension penggunanya secara signifikan!"
101.4K viewsOngoingAdded to Library 53 Times as tandus
Read
+Library
Tilasmat

Tilasmat

POV Pandu Namaku Pandu Jayaraksa. Usia memasuki 43 tahun dan aku memiliki seorang putri bernama Srikandi, atau orang sering memanggilnya Nyimas. Aku dan istri, Intan memiliki Nyimas setelah sebelumnya mengalami keguguran hingga 6 kali.
105.5K viewsCompletedAdded to Library 187 Times as tandus
Read
+Library
Sadena

Sadena

Dikarenakan baju olahraga memiliki lengan pendek. Di depannya Sadena selesai mengumpulkan ranting. Kemudian cowok itu menggesekan dua batu hingga menimbulkan percikan api. Entah bagaimana Sadena melakukannya, yang pasti, cara kuno itu berhasil membuat api unggun.  "Dingin?" tanya Sadena usai mendaratkan pantat di samping cewek itu. Selin mengangguk pelan. Dia masih marah.
1011.9K viewsCompletedAdded to Library 379 Times as tandus
Read
+Library
Duda Tampan Canduku

Duda Tampan Canduku

tanya Vera lagi. Ardian menggaruk kepalanya yang tidak gatal, ia bingung untuk memberikan jawaban, padahal mereka belum pernah bertemu sama sekali. "Maaf Vera, masalah itu kita bahas besok saja, aku sedang sibuk, jika kamu mau bersabar!" "Oh ya baik Mas, aku akan menunggu jawaban dari Mas, aku tunggu besok!" Ardian bernafas lega, ia mematikan ponselnya dan kembali fokus untuk bekerja.
1014.0K viewsCompletedAdded to Library 279 Times as tandus
Read
+Library
Tunangan Kontrak Grand Duke

Tunangan Kontrak Grand Duke

tanya Cette bingung karena merasa lokasi itu tidak familiar. “Apa kau takut?” canda Cashel sedikit menggoda Cette. “Pangeran tahu sendiri kalau kemampuanku belum kembali. Kalau ada binatang buas atau ular berbisa ‘kan bahaya!” celoteh Cette panjang lebar. Ia lupa kalau saat ini sedang bersama dengan seorang ahli berpedang. Tentu saja bagi Cashel hal seperti binatang buas dan ular berbisa bukanlah apa-apa.
103.7K viewsOngoingAdded to Library 145 Times as tandus
Read
+Library
Tamu yang Tak Diundang

Tamu yang Tak Diundang

Cuma melayani pembeli langsung kurasa bukan sesuatu yang buruk dan terlarang. "Bosan, Tik," jawabku malas. "Namanya juga calon pengantin, ya nggak boleh sibuk. Takut sakit kan aneh nikahan malah sakit." Hm, Lagi-lagi salah. "Tik, pernah dengar nama Winda?" celetukku mencoba mencari tahu. Siapa tahu Tika kenal. Biar aku tak berpikir negatif tentang wanita asing tersebut.
1029.1K viewsCompletedAdded to Library 990 Times as tandus
Read
+Library
NODA

NODA

tanya Hakim pada Ervan yang masih terlihat tegang. "Saya memang punya dulu, tapi hanya gambar bintang saja," terbang Ervan. Kemudian Felix mengangkat tangan ingin mengajukan pertanyaan. Hakim pun memberi kesempatan. "Ini mengenai bentuk yang Anda sebutkan. Anda tadi mengatakan tattoo kecil sehingga tidak akan jelas jika hanya melihatnya sekilas. Kemudian Anda mengatakan kalau bentuknya seperti yang ada pada gambar padahal di awal Anda mengatakan saudara Ervan langsung membalikkan tangannya, berarti Anda hanya melihatnya sekilas, kan? Lalu kenapa Anda begitu yakin?" Felix berusaha membantah keterangan Nando.
9.9189.8K viewsCompletedAdded to Library 4.2K Times as tandus
Show Reviews (36)
Read
+Library
lilis lilis
keren habisss... singkat padat jelas tidak bertele tele. romantis, sedih dan happy ending. tbanyak pelajaran yg bisa dipetik dari kisah ini. terimakasih sudah menyuguhkan cerita yg alurnya seperti kehidupan nyata.
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Read All Reviews
REUNI

REUNI

Aku nggak tahu mau mengobrol apa lagi, hanya ada desahan tarikan napas yang teratur. "Wina, apa nama kampung ibu kamu?" "Ciomas." "Sebelah mananya Gor Ananda?" Aku mengerjap takjub. Aku nggak nyangka dia tahu Gor Ananda. "Kok kamu bisa tau Gor Ananda." Tama terkekeh singkat lalu sedikit menjelaskan bagaimana dia bisa tahu soal gor tersebut. "Jadi, jika suatu saat nanti kebetulan aku ada di sana dan nggak tau arah, bagaimana caraku menemukan rumah ibumu?" tanya Tama mengajakku berandai.
1015.9K viewsCompletedAdded to Library 428 Times as tandus
Show Reviews (11)
Read
+Library
Yuli F. Riyadi
Halooo, Selamat Datang di Goodnovel. Ini cerita keempatku di sini. Semoga kalian suka membaca kisah Wina-Tama-Giko-Danar. Mereka akan menemani kalian tiap hari hingga tamat. Yuk! ramaikan dan jangan lupa tinggalkan review lima bintang .........
arwa
biasanya aku kurang suka baca cerita yg ceritanya cuma dr sudut pandang satu doang,,,tp ini lain,rasanya harus lanjut baca terus,bagus si,sayang nemu cerita ini baru,,,, habis ini enaknya lanjut cerita yg mana kak??
Read All Reviews
TUAN MUDA 16 DIGIT

TUAN MUDA 16 DIGIT

*** “Tuan Baron, apa maksud anda meminta saya datang kemari. Jauh-jauh saya dari jerman datang, tentu bukan hanya sekedar bermain golf bukan?” Malam itu, Baron dan seorang pria paruh baya bernama Tuan Delon berada di lapangan golf eksklusif di pinggiran kota. Mereka berdua memegang tongkat golf masing-masing, sementara obrolan santai perlahan berubah menjadi pembicaraan serius. Baron memukul bola dengan kuat, mengarahkannya ke arah lubang yang cukup jauh. Dia tersenyum puas, tetapi segera berbalik ke arah Delon yang sedang mengamatinya.
3.1K viewsOngoingAdded to Library 76 Times as tandus
Read
+Library
TUAN MUDA KAMU YANG KUTUNGGU!

TUAN MUDA KAMU YANG KUTUNGGU!

“Dan kamu suamiku. Semuanya begitu sempurna.” “Sesempurna cinta kita, Sayang,” balas Arnold sambil mencium punggung tangan Marsha. “Oh ya, hari ini aku ada satu tempat yang pengin banget kita kunjungi.” Marsha menaikkan alis, penasaran. “Kejutan lagi?” Arnold mengangguk. “Tibidabo Hill.” “Yang ada taman bermainnya itu?” tanya Marsha, matanya berbinar.
101.0K viewsCompletedAdded to Library 26 Times as tandus
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status