HOW BAD DO YOU WANT ME?
“Heh! Gue nyari sekali, ya, langsung dapet. Nggak perlu nunggu terus di hina-hina kayak lo, sorry, keep it classy gue mah.”
Pemuda di sebelahnya memutar bola matanya malas. “Pinter banget ngatainnya, Dhan. Tertohok gue.”
“Salah sendiri. Mencintai seseorang yang sulit digapai, mampus, 'kan,” kata Dhani setengah meledek.
Arzan berdecak sebal dan menjauhkan tangannya. “Seneng banget ngehina hidup lo, gabung tim debat sono,” balas Arzan kesal.
Bab Populer