Dear, Pak Dokter
Arvi mendesah, mengungkap kekesalannya.
Ketika Nathan hendak merespons ucapan Arvi, tiba-tiba ponselnya berbunyi. Ketika ia mengambil alat komunikasi itu dari saku celana sebelah kiri, ada sebuah panggilan video dari nomor Reanna. Alis-alis pirang itu mengerut, tak biasanya gadis manis itu melakukan video call padanya.
"Sebentar, Ar," izinnya. Nathan memilih untuk mengangkat panggilan itu terlebih dahulu.