Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
PENGENDALI ANGIN PETIR

PENGENDALI ANGIN PETIR

Yaitu mencari Arya Soma disertai alasan dan menceritakan apa yang telah terjadi yang menyebabkan dia harus mengejar mantan senapati Tarumanagara itu. Ki Teja Maruta pun tidak ragu-ragu memberitahukan tentang sahabatnya itu. Malah dia tidak tampak marah atau khawatir. Dia sepertinya menyimpan suatu keyakinan atas sahabatnya itu. Setelah itu Ki Teja Maruta mengambil Pusaka Tongkat Dewa dan menyerahkannya kepada Bayu. "Paman simpan saja pusaka ini, istana ini lebih membutuhkan. Mungkin saja Paman akan menggunakan Jurus Pedang Samber Jiwa dengan menggunakan tongkat," tolak Bayu dengan halus.
1012.4K viewsCompletedAdded to Library 471 Times as tarik pusaka
Read
+Library
Cindaku Sang Penguasa

Cindaku Sang Penguasa

"Sepuh?" "Bagus. Daya konsentrasimu meningkat pesat. Kurasa saat ini adalah waktu yang tepat untuk mengizinkanmu memakai senjata pusaka," ucap sang sepuh yang dibalas rekahan senyum sumringah muridnya. "Ambilah senjatamu. Pusaka kujang ada di atas batu itu. Kerahkan seluruh tenagamu untuk menjinakkan nya." Askara langsung mendapati pusaka kujang tengah menancap di tengah-tengah batu seukuran manusia jongkok. Pemuda itu mendekat, hendak mencabut pusaka itu sesuai arahan sang sepuh.
1019.7K viewsOn holdAdded to Library 532 Times as tarik pusaka
Read
+Library
Suluh Mukhalis: Pendekar Bayangan

Suluh Mukhalis: Pendekar Bayangan

Mereka semua berbaris seakan telah dipersiapkan dan dari motif di temboknya saja, bentuknya sudah terlihat bahwa umurnya mungkin mencapai ratusan tahun. Suluh tak sampai memikirkan lebih jauh karena dia teralihkan kepada altar di hadapan mata. Auranya semakin kuat dan memikat siapapun untuk mendekat, ingin tahu apa yang berada di dalam kotak upeti yang dilumuri debu. Kedua tangannya bergetar mencoba meraih, dengan berhati-hati membersihkan lalu membuka. Tak salah lagi, inilah benda yang dimaksud Madiarta. "Pusaka Bayangan," kata Suluh tanpa sengaja keluar dari mulutnya, suatu senjata berbentuk keris yang memiliki ukuran lebih besar dari normal.
1.7K viewsOngoingAdded to Library 49 Times as tarik pusaka
Read
+Library
Legenda Pendekar Keris Naga Perak

Legenda Pendekar Keris Naga Perak

Wajah lelaki itu samar, tapi suara seraknya mengalun jelas: “Pusaka bukan untuk yang merasa layak, tapi untuk yang sanggup memikul luka.” Mada terdiam. Kenangan itu bukan hanya miliknya—ia menyadari, itu adalah warisan ingatan yang ditanamkan dalam darah keturunan penjaga keris. Sementara itu, Sari melihat ibunya—bukan dalam bentuk kenangan pribadi, tapi versi spiritual yang tampak tenang dan dewasa. Perempuan itu memeluknya dari belakang, membisikkan:
2.3K viewsOngoingAdded to Library 45 Times as tarik pusaka
Read
+Library
Pusaka Warisan Semut Rangrang

Pusaka Warisan Semut Rangrang

bisik Pak Bos serius. "Ikan gabus? Mau dimasak, Pak Bos?" "Bukan dimasak, Goblok! Ikan gabusnya itu lu pakai buat mukul-mukul pelan ke barang lu yang lagi tegang. Itu namanya terapi getaran alami. Ikan gabus itu kan licin dan kuat, kalau dipukulin ke situ, nanti saraf-saraf lu bakal terbiasa sama benturan keras. Jadi pas ketemu 'pintu' Bidan Sarah yang sempit, barang lu nggak kaget!"
67.6K viewsOngoingAdded to Library 243 Times as tarik pusaka
Read
+Library
GARA-GARA REUNI, SUSU TAK TERBELI

GARA-GARA REUNI, SUSU TAK TERBELI

Membawa Hisam dalam gendongan dan langsung saja menuju ke Toserba, membeli susu untuk putra semata wayangnya. Nina mengambil satu kardus susu formula dengan ukuran 200gr. Setelahnya menuju ke arah kasir. Kebetulan, di Toserba milik selebgram ternama di Kotanya itu sudah canggih. Menerima pembayaran dengan metode debit, atau e-money lainnya. Di sana juga menawarkan tarik tunai di Kasir dengan minimal pembelanjaan tiga puluh ribu rupiah. Itulah, kenapa Nina tak perlu susah pergi ke Bank, atau ke gerai ATM untuk mengambil uang jika perlunya hanya membeli susu dan perlengkapan Bisa m yang tersedia di Toserba.
2.8K viewsOn holdAdded to Library 72 Times as tarik pusaka
Read
+Library
Tamparan Sang Kakak

Tamparan Sang Kakak

“Pertama, tarik kembali semua properti, kendaraan dan kartu kredit berakhiran 8888 atas nama Oscar. Segera bekukan dan urus proses balik nama besok pagi.” “Kedua, atas nama dewan direksi Grup Basil, tarik kembali semua saham yang diberikan kepada Oscar dan keluarkan dia dari semua proyek perusahaan.” “Ketiga, beritahu keamanan vila ini bahwa mulai sekarang, Pak Oscar bukan lagi pemilik di sini. Segera menyuruhnya meninggalkan tempat ini dalam waktu sepuluh menit.” “Yang boleh dia bawa hanyalah pakaian yang melekat di tubuhnya.”
13.4K viewsCompletedAdded to Library 416 Times as tarik pusaka
Read
+Library
ISTRI  YANG KAU BUANG

ISTRI YANG KAU BUANG

tanya Mas Adjie terlihat senang melihat putranya datang. "Tante Fika ngajakin belanja baju, Pah," kata anak itu dengan gaya yang khas. "Hei, kenapa selalu panggil "Tante Fika"? Panggil mama dong, Sayang," protes Mas Adjie. "Tante Fika kan bukan mamaku, Pah," kata anak itu, hampir membuatku berkaca-kaca. Jika saja saat ini aku tidak sedang dalam sandiwara, ingin rasanya kupeluk Joe dan mengungkapkan kerinduanku padanya. Tapi tidak, aku harus bertahan sesakit apapun, demi tujuanku.
10.0K viewsCompletedAdded to Library 350 Times as tarik pusaka
Read
+Library
Pusaran Cinta Terlarang

Pusaran Cinta Terlarang

Bab 42 "Arief Tersingkir" Keesokan harinya, Arief mulai membereskan barang-barang yang paling penting. Karena kursi roda membuatnya terbatas membawa banyak, maka ia hanya akan membawa koper dan beberapa tas yang bisa ia bawa dengan mudah. Barang lainnya akan ia tinggalkan di rumah ini, menyerahkannya kepada pembeli baru. Saat ia mengangkat tas terakhir ke ruang tamu, ponselnya berbunyi. Nama Vera muncul di layar.
104.6K viewsOngoingAdded to Library 125 Times as tarik pusaka
Read
+Library
Wanita di Pusara Suamiku

Wanita di Pusara Suamiku

Wanita di Pusara Suamiku Pusara Suamiku Gerimis sore itu mengiringi langkah kecil Mala menuju gundukan tanah basah di pemakaman umum tak jauh dari rumahku. Tanah lembab yang dia pijak makin membuat langkahnya melambat, seolah bekerja sama dengan semesta agar wanita itu memiliki kekuatan lebih saat mendekati tempat yang dituju.
1016.3K viewsCompletedAdded to Library 472 Times as tarik pusaka
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status