Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Kak, Aku Kedinginan

Kak, Aku Kedinginan

Isinya hanya enam kata. [Kak, aku kedinginan. Tolong selamatkan aku.]
2.9K viewsCompletedAdded to Library 81 Times as teks kunang kunang
Read
+Library
Tunanganku Mendonor Ginjalku

Tunanganku Mendonor Ginjalku

Perkataan itu keluar dari tunanganku yang telah bersamaku selama delapan tahun dan mengatakan bahwa dia sangat mencintaiku. Ekspresiku pun menjadi dingin. Aku berkata kepada Hansen dengan nada dingin yang belum pernah kugunakan. "Kamu pikir aku yang salah setiap kali dia menangis? Kamu itu tunangannya atau tunanganku?" "Hansen, kamu harus paham sesuatu. Dia itu meminta dua ginjal! Siapa yang sebenarnya memaksa siapa untuk mati, hah!" ... Sebersit cahaya pun berkilat dalam pandangan Hansen. Dia memperhalus nada bicaranya dan memperlembut suaranya.
5.1K viewsCompletedAdded to Library 127 Times as teks kunang kunang
Read
+Library
Tunanganku Menyesal Setengah Mati

Tunanganku Menyesal Setengah Mati

Dia menggulung lengan kemejanya, memperlihatkan tato di lengan bawah yang membuat garis ototnya semakin menonjol dan terlihat sangat menawan. Aku tanpa sadar menelan ludah. "Kamu tuan muda Keluarga Zavi?" Gerakan tangan Alex tidak berhenti dan hanya mengangguk. Aku tersenyum kaku dan memalingkan wajah, tidak berani menatapnya, "Jadi semua yang kamu bilang sebelumnya itu hanya bercanda, ya? Lagian, mana mungkin seorang tuan muda tinggal di Tamso?"
4.3K viewsCompletedAdded to Library 163 Times as teks kunang kunang
Read
+Library
Dinodai Sebelum Malam Pertama

Dinodai Sebelum Malam Pertama

“Muhun atuh Teh, ee’ kuda mah pasti bau! Moal aya ee’ kuda seungit jiga parfum paris.” Mang Hari tertawa keras. “Mulai sekarang, Mamang ngasih makan kuda dan Teteh yang kebagian bersihin kandangnya. Ngerti?” “Ngerti, Mang. Tapi, emang ada berapa ekor kuda di sini?” “Dua puluh dua ekor, Teh,” “Busett! Mang loba pisan!”(Loba: banyak) “Lumayan! Makanya jangan bikin masalah! Jadi deh kena sanksi!”
10147.2K viewsCompletedAdded to Library 4.9K Times as teks kunang kunang
Read
+Library
Tamparan Sang Kakak

Tamparan Sang Kakak

Dalam kegelapan, manajer itu tidak mengucapkan sepatah kata pun. Dia mengangkat kakinya yang mengenakan sepatu hak tinggi, lalu menendang keras perut bagian bawahku. Rasa sakit yang luar biasa membuatku langsung meringkuk, perutku terasa bergolak hebat. “Siapa suruh kamu menghabiskan uang pacarku!” “Siapa suruh kamu menggodanya?!”
13.4K viewsCompletedAdded to Library 401 Times as teks kunang kunang
Read
+Library
KINASIH

KINASIH

"Mas, kenapa terus kau ulang? Apa kau juga judi lagi?" Eko bergumam entah apa, Tika tak begitu jelas menangkapnya. Dengan sabar, dia merebahkan tubuh Eko di atas dipan kayu dengan kasur tipis di atasnya. Perlahan, Tika melepaskan jaket dan mengganti pakaian suaminya yang kotor dan beraroma tak sedap, dengan baju bersih yang dia ambil.
1.5K viewsCompletedAdded to Library 37 Times as teks kunang kunang
Read
+Library
Lahirnya double kampret

Lahirnya double kampret

Ucap Keanu antusias "Telus ntal tita puna uang banak," Timpal Tiara "Tita itung yu," Ajak anu Mereka mulai mengitung jari-jari, seperti benar-benar menghitung saja. Pelafalan kata saja masih belepotan, ini sok-sokan berhitung. Alhamdulillah, aku dianugerahi anak yang benar-benar menggemaskan "Tatu" "Epat"
2.5K viewsOngoingAdded to Library 64 Times as teks kunang kunang
Read
+Library
TEH ... AKU DI SINI

TEH ... AKU DI SINI

Sampulnya berupa tanduk kembar, dengan warna merah pekat di belakangnya. Lagi-lagi, yang di dalamnya bukanlah tulisan seperti buku pada umumnya. Di sana hanya tersedia gambar di kertas kekuningan. Gambar-gambar yang ada di sana, adalah empat kuda yang ditunggangi empat lelaki memegangi tali. Di tengahnya, tali-tali yang saling berhubungan dari ke-empat orang itu melingkari tubuh seseorang yang berdiri di tengah-tengah. Tidak ada penjelasan tentang gambar itu, Alina mengurut kepala karena semakin pening saja. ”Papa ....”
106.0K viewsCompletedAdded to Library 180 Times as teks kunang kunang
Read
+Library
Kulamar Kau Dengan Sedotan

Kulamar Kau Dengan Sedotan

Ia juga melepas sebelah earphone Rena. “Yaa kena…… Astaga nagaa ya Tuhan kagettt,” kata Rena terkejut. Gadis itu memperhatikan pria yang ada di depannya dengan saksama. “Pak Bambang ke Korea oplas?” tanya Rena tiba-tiba. Mendengar itu, satu ruangan pun tertawa terbahak-bahak. “Reeennnaaa... iisshhhh…” Mitha mencubit lengan Rena agak kencang.
1.6K viewsOn holdAdded to Library 43 Times as teks kunang kunang
Read
+Library
Shh, Tuan! Jangan Bilang Siapa-siapa

Shh, Tuan! Jangan Bilang Siapa-siapa

tanya Ruenna, mencoba meredakan debar jantungnya saat mobil mulai membelah jalanan kota. "Anambas," jawab Jerry singkat tanpa menoleh, matanya sibuk menatap layar ponsel di pangkuannya. ‘Anambas?’ Ruenna mengerutkan dahi. Ia belum pernah mendengar nama tempat itu sebelumnya. Enggan terlihat bodoh di depan Jerry, Ruenna hanya mengangguk-angguk kecil dengan raut wajah berpura-pura tahu.
102.1K viewsOngoingAdded to Library 46 Times as teks kunang kunang
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status