Mendadak Sah
tanya Shanon, salah satu karyawan yang merupakan pembimbing Fasya dan Dinar.
"Bisa kok, Kak."
"Oke, kalau gitu aku tambahin ya." Shanon tertawa dan meletakkan beberapa lembar kertas lagi di meja Fasya dan Dinar.
"Ini artikel majalah atau ensiklopedia, Kak? Tebel banget," tanya Fasya polos.
Celetukannya membuat Damar, karyawan di samping meja mereka tertawa. "Bukan ensiklopedia lagi, tapi kitab suci."