I Hate My CEO
Tanpa menunggu lama, Lily segera melangkah keluar dari ruang loker dengan langkah cepat, meninggalkan Edi yang masih terkekeh kecil sambil geleng-geleng kepala.
Restoran malam itu penuh cahaya hangat dari lampu gantung kristal. Musik lembut mengalun, membuat suasana semakin romantis.
Lily duduk berhadapan dengan Rian di meja sudut. Ia mengenakan blouse putih sederhana tadi, sementara Rian tampak lebih santai dengan kemeja kotak-kotak yang lengannya digulung. Mereka berdua tertawa kecil, sesekali saling melempar candaan. Rian menggoda Lily dengan menyuapkan sepotong makanan ke bibirnya, dan Lily dengan malu-malu menerimanya sambil menepuk lengan Rian.
Hot Chapters