Invitasi
Mika menggerutu, tidak suka dengan kalimat yang Rania gunakan.
Rania hanya tersenyum kemudian mengangkat kedua bahunya bersamaan. “Ayo, masuk!” katanya dengan gerakan kepala sebagai isyarat.
Isamu, Jovita, Adien, dan Tami menunggu dalam tenang. Mereka hampir tidak bergerak dan sama-sama menahan nafas. Meski hanya beberapa menit, waktu yang dihabiskan untuk menunggu terasa panjang dan membuat tegang.
ตอนยอดนิยม