KINASIH
Hilir mudik manusia dengan berbagai masalah di kepala, berkerumun di dalam peron dan pecah saat melewati pintu keluar.
Asih duduk termenung, entah tepat atau tidak langkah yang kali ini dia ambil. Baginya hanya satu yang kini menjadi penyemangat diri ... ya, bayi dalam kandungan ya mulai aktif bergerak. Seakan tahu suasana hati sang ibu, gerakan itu kini lembut, menenangkan dan perlahan membuat senyum di bibir Asih melengkung indah.
Kereta datang, Asih berjalan dengan perut besar dan kopernya. Seseorang membantu membawakan barang bawaannya hingga sampai di dalam gerbong.
Hot Chapters