Lady Bug
"Hmm, kasihan. Kok Anis mau balik lagi sama Kakak? Kan dia sudah sukses, ilmunya sudah banyak."
"Setiap penulis memiliki style menulis yang berbeda-beda," jawab Anjas. "Walau mirip dengan yang lain, pasti beda rasa. Begitu juga dengan editor. Coba lihat buku Kejora jilid tiga. Banyak review negative, kan? Karena dia mengedit novel tanpa bantuanku."
Senyum kemenangan muncul ketika ia berbaring, berbantal kedua tangan yang dilipat ke belakang kepala. "Dikira gampang menyulap novel jadi barang bagus?"