Holiday to Wedding Day
Sensasi remuk di sekujur tubuh telah menyita segala-galanya.
"So, silakan masuk semua. Selamat datang di rumah kita!" Om Frank mundur beberapa langkah, memberi kesempatan kepada kami untuk masuk ke dalam gang, "Oh Ariane, Aldert … Nah, Hill?"
Hampir saja aku tertawa mendengar akses berbicara Om Frank yang kental. Bukan bermaksud mengolok-oloknya, lho. Lucu saja menurutku. Dia berbicara dalam bahasa Indonesia tapi aksennya Belanda. Ya, tapi itulah satu-satunya hal yang aku syukuri berikutnya, Guys. Setidaknya tak perlu terlalu repot mengeluarkan kemampuan berbahasa Inggrisku yang tak seberapa, mengingat Om Frank bisa berbahasa Indonesia. Iya, kan? Wah, semoga semuanya baik-baik saja. Oh, Mam
인기 회차