Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pengendali Arwah Terakhir

Pengendali Arwah Terakhir

Keempat destroyer summoner berlutut pada satu kaki dan menunduk takzim di belakang Venom. “Kami akan melakukannya, Master!” seru mereka bersama-sama. “Salah satu dari mereka adalah summoner burung terakhir. Kalian harus bisa mendapatkannya hidup-hidup agar aku bisa kembali ke dunia ini,” ujar Venom. Keempat destroyer summoner itu mengangkat kepala. Mereka tidak percaya dengan apa yang disampaikan oleh Venom, Tapi kemudian mereka menunduk lagi dan meyakini bahwa Venom tidak pernah mengatakan kebohongan.
1010.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 236 kali sebagai the last ones
Baca
+Pustaka
yenyen
bagus tapi karena chapternya banyak dan karakternya juga banyak, mending bacanya harus marathon, skip seminggu lupa lagi ini siapa ya aditya? siapa ya mirinda? hehehe.. but overall bagus dan memperkenalkan syariat islamnya mantap, dan menjelaskan bukan agamanya yang salah tapi individunya yng bermas
Langit
baga bngt sih ceritanya.terlepas dari aku gk suka sma darmawan sma salwa.apa iya gk ada hukum karma gue jadi mempertanyakan ini ada beneran apa enggak sih.karena darmawan sma salwa masih hidup enk.sdngkan andrean sendiri dg kesedihan dia.kok ada ank sebaik adrean kalo aku andrean dah benci bapak gue
Baca Semua Ulasan
Tangisan Terakhir Seorang Istri

Tangisan Terakhir Seorang Istri

Mungkin ini benar-benar sudah berakhir. Pada momen terakhirku, aku pikir aku mendengar suara Marcell, suara yang lembut seperti di hari-hari awal pernikahan kita, “Alya, pulang makan malam. Aku sudah buatkan sup favoritmu.” Sentuhan hangat Sari terasa di tangan aku, senyumnya tulus dan penuh pengertian. “Kamu bisa beristirahat sekarang, Alya. Semua sudah selesai. Mereka tak bisa menyakiti kamu lagi.”
21.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 584 kali sebagai the last ones
Baca
+Pustaka
Malam Terakhir di Singgasana

Malam Terakhir di Singgasana

Damian berkata, "Menurut kebiasaan, hari terakhir akan digunakan untuk berkemas." "Kebiasaan?" Kaisar menyipitkan matanya, tatapannya tidak pernah lepas dari Lyra, "Kenapa aku nggak tahu kalau ada kebiasaan seperti itu di istana? Segala sesuatu harus ada awal dan akhir, kita tetap harus melakukan yang terbaik pada hari terakhir." Begitu Lyra mendengar hal itu, wajah mungilnya yang sudah pucat karena kedinginan, sontak jadi makin pucat saat ini, dan tubuhnya yang kurus bergoyang lunglai.
984.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.4K kali sebagai the last ones
Baca
+Pustaka
Pesan Terakhir Loren Jose

Pesan Terakhir Loren Jose

Bagaimana aku diikat oleh Tante Desy, bagaimana aku berjuang, bagaimana tali pancing itu menyatu dengan kulitku, aku kehilangan berapa banyak darah dan berapa kali lukaku robek. Semuanya ada di sana. Ada juga rekaman telepon terakhirku sebelum meninggal. Mereka bahkan menemukan rekaman panggilan itu. "Saat dia meneleponmu, dia sudah sekarat." Ibu perlahan mengulurkan tangan dan memutar rekaman itu. "Ibu, Loren hampir mati ... bisakah ibu datang untuk melihatku ... ?" "Nggak ... nggak perlu datang juga nggak apa-apa, tapi bisakah ibu bilang kalau ibu mencintaiku?"
8.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 311 kali sebagai the last ones
Baca
+Pustaka
Langkah Terakhir Grand Duchess

Langkah Terakhir Grand Duchess

"Kau mungkin Arsitek dari dunia lama kita, tapi aku adalah Penguasa dari dunia baru ini. Dan di duniaku yang sekarang, tidak ada tempat untuk tiran sepertimu." Dengan kecepatan yang melampaui apa pun yang pernah dilihat di Oakhaven, armada kecil itu membelah ombak, menuju pertempuran terakhir yang akan menentukan apakah dunia ini akan tetap menjadi surga kristal atau menjadi ladang pembuangan bagi ambisi seorang gila. ---
104.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 104 kali sebagai the last ones
Baca
+Pustaka
ALVAREZ

ALVAREZ

Tiba-tiba, di ujung sana Muel berteriak, "STOOOOOPPPPP!!!" "ALVA AWAS!" Alfa Vagolazer otomatis membentuk formasi untuk melindungi Alvarez di waktu 6 ultima Invaders secara gesit bergerak dan mengarahkan Uzi Sub Machine Gun, salah satu pistol dengan peluru yang mematikan, ke arah ketua mereka. Siapa saja ultima itu? Jawabannya adalah Alegro, Gavin, Noah, Aleera, Violette, dan yang maju paling depan adalah Athena.
109.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 237 kali sebagai the last ones
Baca
+Pustaka
Titik terakhir

Titik terakhir

Kemudian memanggil dengan lembut nama yang telah menjadi request Miko, "Zyn." Wajahnya berbinar cerah. Tanpa sedikitpun celah untuk merenung. Berbanding terbalik dengan aku yang berwajah putih pucat. Tanpa senyum tanpa ekspresi. Kemudian pemuda tersebut memberi tanda 'v' dengan jari telunjuk beserta jari tengah. "Aku udah tobat, Ran. Cukup kamu aja yang terakhir."
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 72 kali sebagai the last ones
Baca
+Pustaka
Pelabuhan Terakhir

Pelabuhan Terakhir

tanya Ustazah Yuni. "Nggih Us Yuni. Saya sudah pamitan. Ini saya sengaja ikut pelepasan untuk terakhir kalinya." "Aduh, jangan bilang nanti yang gantiin njenengan Ning Zulaikha." Raut ustazah Yuni tampak kecewa.
9.9124.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.9K kali sebagai the last ones
Baca
+Pustaka
Jejak di Balik Pesantren

Jejak di Balik Pesantren

Bab Terakhir: Kalimat Terakhir Dunia Langit di atas Pesantren Narasi menjadi hitam pekat, seolah tinta raksasa tertumpah dari langit realitas. Awan-awan bergulung seperti gulungan naskah yang terbakar, mengelupas huruf-hurufnya dan menciptakan retakan dalam ruang dan waktu. Di tengah lapangan pesantren yang retak oleh garis-garis cahaya biru dan ungu, Lena berdiri tegak, memegang selembar halaman terakhir—halaman yang disebut para penjaga naratif sebagai "Kalimat Terakhir Dunia."
2.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 93 kali sebagai the last ones
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status