Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
MAIN HATI

MAIN HATI

—Lila Winter Menikmati scone dan teh, tidak membuatku lupa bahwa ini bukan di rumah. Selera pria bernama Devon ini memang luar biasa. Ruangan kerja yang dominan dengan warna kayu. Rapi, namun tampak misterius. Terkesan ketinggalan zaman, tapi bernilai seni tinggi. “Kau seharusnya membersihkan dirimu dulu sebelum pulang.” Pria dewasa yang memang lebih cocok dipanggil hot uncle itu, berdiri di sampingku. Dekat pegangan kursi kayu berukir.
3.2K viewsCompletedAdded to Library 89 Times as the mad hatter
Read
+Library
Mr. Fragrant and Me

Mr. Fragrant and Me

Lagi – lagi Kala merutuk, kenapa harus ia sendiri yang lupa membawa topi sedangkan yang lainnya malah lupa membawa name tag sehingga ia harus terlihat beda sendiri? “Untuk adik – adik yang lupa membawa name tag, boleh ikut Kak Waldo. Nah, untuk adik satu – satunya yang lupa bawa topi, boleh ikut Kak Jevan ya.” Ujar seorang panitia perempuan yang tengah berdiri sembari tertawa– diikuti oleh mahasiswa lain.
102.6K viewsOngoingAdded to Library 83 Times as the mad hatter
Read
+Library
MADU HITAM

MADU HITAM

sarkasnya, berkacak pinggang, lalu menghancurkan beberapa barang di depannya. Penderitaan yang dialami Alina, ternyata adalah campur tangan dan rencana keji yang disusun oleh Cindy, 'Si Madu Hitam' yang tak memiliki hati. Ia hanya mementingkan diri sendiri, tanpa peduli membahayakan orang lain. Setelah keadaan mulai aman, Alina dibawa keluar melalui jalan yang terhubung dengan air mancur. Alina terdiam, lalu melepaskan tangannya dari genggaman pria jangkung itu.
929 viewsOngoingAdded to Library 21 Times as the mad hatter
Read
+Library
Monsieur OH

Monsieur OH

Siapa itu? Ketika aku memasuki ruangan paman, aku mendapati ada begitu banyak kudapan yang sudah dihidangkan, tampaknya kabar kalau paman menyukai kudapan manis yang ku dengar dari Gilliard benar. Paman lalu menyuruh ku untuk duduk dan kembali menyeduhkan teh untuk ku. "Ada banyak kabar yang beredar tentang calon duke Ophelium selanjutnya di kalangan bangsawan", ujar paman tiba-tiba. Aku hampir tersedak ketika mendengarnya.
103.9K viewsOngoingAdded to Library 153 Times as the mad hatter
Read
+Library
Air Mata Maduku

Air Mata Maduku

hardiknya dengan nada tinggi. Aku tau dia sedang kesal, karena Mas Dewa masih terus curi-curi memandangku. Sementara penampilannya pagi ini sangat berantakan. Lihat saja, daster buntungnya masih yang semalam. Sepertinya maduku itu juga belum cuci muka karena masih ada jejak berwarna putih yang menempel dekat pipinya, serta rambut yang belum disisir sama sekali.
9.6291.7K viewsCompletedAdded to Library 11.4K Times as the mad hatter
Read
+Library
Aku Madu

Aku Madu

Pria itu terlihat begitu sangat ganteng dengan memakai kacamata hitam dan juga topi. “Abang gantengkan?” ucapnya yang sengaja menggoda Clarissa. Clarissa diam saat menyadari bahwa pria itu mengetahui bahwa sejak tadi dirinya memperhatikan pria tersebut Dengan ragu Clarissa menganggukkan kepalanya. Fathir tersenyum memandang kepolosan gadis yang berwajah cantik tersebut. Fathir mengusap kepala gadis itu. “Ayo turun,” ucapnya.
1027.8K viewsCompletedAdded to Library 832 Times as the mad hatter
Read
+Library
Mistpouffer

Mistpouffer

Laki-laki itu biasanya punya image yang dingin, jadi rasanya agak mustahil melihat Sirius yang memiliki ekspresi seperti itu. “Di mana Inola?” tanya Sirius dengan nada datar. Aruna hanya menunjuk lantai atas dan tanpa basa-basi Sirius langsung pergi ke atas. Namika dan Aruna mengikuti Sirius dari belakang. Perempuan itu melihat Aruna yang masih dengan santai menghisap rokoknya. Sepertinya Sirius benar-benar marah sehingga tidak memperhatikan Aruna. Namika membulatkan matanya ketika Sirius menampar Inola dengan sangat keras. Gadis itu hanya dapat menundukkan kepalanya dan badannya bergetar.
1.8K viewsOngoingAdded to Library 61 Times as the mad hatter
Read
+Library
My Dangerous Mafia

My Dangerous Mafia

ucap Mad tanpa mau dibantah dan melangkah keluar ruangan. Malam ini, Mad berniat ingin melihat gadisnya yaitu Olivya. Dengan menyamar dirinya semata-mata orang misterius. Mad mematut dirinya didepan cermin, ia mengenakan celana hitam,hoodie hitam,masker hitam dan terakhir ia memasangkan kaca mata hitamnya. Mad melangkah keluar dari kamarnya dan menuruni anak tangga dengan cepat. “Hoi pencuri!!” teriak salah satu anak buahnya. Bahkan anak buahnya yang sudah bertahun-tahun bekerja dengannya pun tak mengenalinya.
2.2K viewsOngoingAdded to Library 57 Times as the mad hatter
Read
+Library
Haters

Haters

Eh maaf ya jadi curhat begini, lost control banget ini pikiran gue. *** Hari ini gue ke kantor Katara production, mau main sekaligus lihat siapa aktor dan aktris yang dipilih untuk jadi pemeran di film mata untuk Anjani. Gue pengen tahu terutama tokoh Anjani dan Kahfi, siapa yang meraninnya. Semoga sesuai ekspektasi gue, dan filmnya bakal sesuai dengan apa yang dibayangin. "Di ruangan F lantai 3, Mbak" Ujar salah satu staff di kantor Katara production, sesaat setelah gue bertanya di mana ruangan reading para pemain mata untuk Anjani.
2.2K viewsOngoingAdded to Library 74 Times as the mad hatter
Read
+Library
Mr. Perfect

Mr. Perfect

Aku ingin, Daisy segera tahu seperti apa laki-laki brengsek yang coba Daisy pertahankan selama ini. Aku mengernyit. Hotel Calton adalah hotel murahan yang dikenal sebagai tempat para laki-laki hidung belang yang kere. “Kau yakin?” Aku memastikan. “Aku yakin, Pak. Nomor kamarnya 202.” “Oke.” Aku memutuskan sambungan sepihak dan keluar dari ruangan. Daisy masih sibuk dengan pekerjaannya, padahal waktu sudah menunjukkan jam makan siang.
1011.1K viewsOngoingAdded to Library 221 Times as the mad hatter
Read
+Library
PREV
12
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status