Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
MADU HITAM

MADU HITAM

Hari sudah pukul sebelas malam, Alina dan Celine pun terlelap di kontrakan yang berukuran kecil itu. Mengenai klien dari Jepang, Ferdi telah berhasil membujuknya agar nama perusahaan yang dipegang oleh Justin tidak di-blacklist. Mendengar kabar baik ini, Justin merasa cukup lega. Tapi di sisi lain, Ferdi sangat bingung karena pria itu masih memiliki perihal utang pada Madam Aurora, pemilik klub Butterfly. Kebiasaan Ferdi gonta-ganti wanita membuatnya terjun ke dalam dunia malam. Uang yang dihabiskan dalam satu malam sangat fantastis, apalagi jika memilih klien dari VIP, sangat menguras kantong. Mengenai kasus Justin di sebuah klub, Madam Aurora akan melelang Justin malam itu, tetapi seseoran
908 viewsOngoingAdded to Library 27 Times as madly
Read
+Library
Mandul

Mandul

Rasanya wanita itu membutuhkan udara segar untuk mengatasi badmoodnya sedari pagi. "Wah wah siapa ini?" suara yang pernah mengisi hari-harinya kali ini terdengar sangat tidak enak. Riri menoleh. Seketika dia mendesah kesal. Hari yang buruk! Umpatnya dalam hati. "Kakak maduku ternyata pergi ke mall? Apa kau yakin memiliki uang?" ledek Nisa dengan bergelayut manja di lengan Ayus.
105.1K viewsOngoingAdded to Library 198 Times as madly
Read
+Library
Aku Madu

Aku Madu

Bahkan saat mengalami masalah berat seperti ini dia hanya menangis sendiri dan berusaha untuk menguatkan dirinya sendiri. "Risa begitu sangat tidak menyukai wanita yang menjadi madu. Karena dia Risa seperti ini. Risa gak bisa bayangkan, bila Risa yang akan menjadi madu," ucapnya sambil menangis. “Risa boleh menolak bila Risa memang tidak suka dengan abang, abang tidak akan memaksa,” ucap Fathir. Carissa menganggukkan kepalanya. "Kita bahas ini nanti saja. Mama akan memberi tahu maminya Devan terlebih dahulu," ucap Fathir.
1027.7K viewsCompletedAdded to Library 1.0K Times as madly
Read
+Library
MADU YANG KUPILIH

MADU YANG KUPILIH

Lambat tapi pasti keinginan sang papa akan Aruna wujudkan, apa aku sanggup menghadapi kenyataan yang akan terjadi ya Allah, gumam Aruna. Tapi siapa yang akan aku jadikan maduku, bukankah aku sendiri yang minta akan mencarikan madu untukku sendiri? Aruna terkekeh menertawakan dirinya sendiri, konyol bukan? Bahkan aku memikirkan siapa wanita yang akan menjadi maduku? Miris sekali nssib cintamu Aruna. Aruna menghembus nafas kasar, lalu memutuskan memainkan ponselnya diruang tamu sambil menunggu suaminya pulang.
1.7K viewsOngoingAdded to Library 60 Times as madly
Read
+Library
Muda dan Liar

Muda dan Liar

Tidak mungkin! Aku pasti salah dengar. “Kau bercanda?” “Tidak! Aku serius.” “Kau bercanda!” “Tam!” Hah … percuma, aku tidak ingin mendengarnya lagi. Semua adalah omong kosong. “Tam! Kau mau kemana?” “Apa urusanmu?!”
3.9K viewsOngoingAdded to Library 126 Times as madly
Read
+Library
Driving You Crazy

Driving You Crazy

gumamnya meracau mabuk. Sebelah alis Victor terangkat, dia mencerna kata-kata Vivian. Namun, karena dia tahu bahwa Vivian mabuk akhirnya dia memutuskan untuk melanjutkan ciumannya di bibir Vivian. Menangkup dada sintal Vivian dari luar pakaian, kemudian meremasnya lembut. Mengantarkan kenikmatan yang menjalar di seluruh tubuh wanita itu. Ini adalah sensasi yang memabukkan sekaligus mencandukan bagi Vivian.
101.6K viewsOngoingAdded to Library 57 Times as madly
Read
+Library
Crazy Woman

Crazy Woman

Harapannya suara Rey sampai dan mendominasi pendengaran Ria yang pasti sedang ramai sekali saat ini. #############################
106.8K viewsCompletedAdded to Library 162 Times as madly
Read
+Library
Pembalasan untuk Madu yang Menjadikanku Babu

Pembalasan untuk Madu yang Menjadikanku Babu

Mata Dedy tertumbuk pada botol minuman pelancar haid di meja. “Ini pelancar haid yang kamu minta juga belum diminum,” ujar Dedy seraya meraih boto minuman tersebut dari meja. “Oh iya, aku lupa,” kata Rara. “Cepat minum sekarang. Mungkin kalau haidmu lancar, tidak akan lagi terasa sakit,” kata Dedy lagi. Rara patuh. Ia meminum obat itu dalam sekali tenggak. “Sekarang minum obat pereda sakitnya,” tambah Dedy. Sekali lagi Rara patuh.
1012.6K viewsCompletedAdded to Library 454 Times as madly
Read
+Library
Mama Muda

Mama Muda

Kali ini Adrian yang tak terima. "Kamu keterlaluan Adrian. Mau sampai kapan kamu ingin melihat Marsya berlutut seperti ini?" Mama Miranda kembali tersulut emosi. "Anda yang diam. Atau anda mau menggantikan putri kesayangan anda berlutut? Silakan saja!" Adrian memicing ke arah mama Miranda dengan tatapan tidak senang lalu mempersilakan mama mertuanya itu berlutut.
1023.3K viewsCompletedAdded to Library 652 Times as madly
Read
+Library
TRASHY

TRASHY

Benar-benar ketulusan dari dalam hati. Diana menggeleng pelan sebanyak dua kali. "Enggak perlu kamu bilang maaf sama aku, Ndra... di sini aku yang sadar, bukan hakku kalo orang memang mau menghina tubuh atau penampilan, ataupun dari mana aku berasal, itu semua hak orang yang memang punya mulut buat nyakitin perasaan aku. Aku udah sadar juga, punya dua telinga yang fungsinya lebih berarti dari satu mulutku. Kamu tau tugas telingaku buat apa?" Andra menggeleng, ia benar-benar merasa bodoh sekarang. "Artinya, aku disuruh untuk dengerin semua perkataan orang-orang buat aku. Tandanya, aku harus siap jadi pendengar yang baik, meskipun yang aku denger itu bukan hal-hal baik yang aku harapin. Nah, s
103.3K viewsOngoingAdded to Library 116 Times as madly
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status