Membagi Jatah Untuk Ipar dan Mertua
Walaupun keduanya akui hanya nafsu, tidak ada cinta, sebab Rosita tau lah, siapa yang ada di hati adik angkatnya ini.
“Mikir apa sih…kan udah dua ronde nihh, fefek aku perih tau nda, pelatuk kamu kok makin keras dan gede ajah, makan apa siiih?” sungut Rosita tertawa, kali ini mereka kencannya di sebuah hotel di puncak di akhir pekan.
“Masih ingat Yuli ka?” sahut Romeo apa adanya, dia memang selalu terbuka soal ini dan Rosita hanya bisa geleng-geleng kepala, cinta matee benar ni anak, pikirnya.