Me and My Broken Pieces
“Bisa makenya kan.”
Genta menangkapnya, dengan mulut masih terbuka, ia hanya menganggukkan kepalanya, masih kebingungan dengan situasi yang ada. Meskipun begitu, Genta menurut saja, memasukkan brass knuckle di jemarinya, merenggangkan telapak tangannya sesekali untuk menyesuaikan di genggamannya.
Tak lama sebuah sedan mewah datang, disusul dua buah SUV di belakangnya. Dewa serta Reno keluar bersama beberapa orang berpakaian hitam. Sebagian diantaranya membawa senjata api.
Hot Chapters