Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kehidupan Ketiga Sang Villainess

Kehidupan Ketiga Sang Villainess

Xaverius belum kembali, mungkin pria itu sedang berada di perbatasan atau sedang memarahi Silas habis-habisan karena belum menemukan obatnya. Aurelia bangkit dari tempat tidurnya, berjalan menuju meja belajarnya untuk mencari buku catatan tentang naskah The Villainess. Ia perlu menuliskan setiap detail perubahan takdir yang ia ingat. Mungkin ada celah, mungkin ada cara untuk menghentikan Butterfly Effect ini tanpa ia harus menghilang. Ia menyalakan lilin sihir di sudut meja. Namun, saat cahaya redup itu menerangi permukaan kayu obsidian mejanya, tangan Aurelia membeku di udara.
1.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai the villainess reverses hourglass
Baca
+Pustaka
Became a Villainess?

Became a Villainess?

Apa aku seperti makhluk langka disini? Aku menggembungkan pipiku frustasi. Jika kuteliti lagi, penampilan ini beneran cocok jadi Villainess. Tampak ada jahat-jahatnya gitu. Biasanya kan Villain di novel-novel idwntik dengan merah dan hitam. Dan aku perpaduan kedua warna itu. Disaat yang sama namun dengan sudut pandang berbeda. Para pelayan dan Marvos yang masih setia menatap sedari tadi, adalah pelayan yang baru saja melayani nona baru mereka. Sekarang sedang melihat ke kaca yang sedang digunakan Sherina.
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai the villainess reverses hourglass
Baca
+Pustaka
Miss Villainess Is Wealthy

Miss Villainess Is Wealthy

Valerie tidak terlihat seperti seorang gadis lugu yang akan merasa tersinggung ketika Cedric menawarkan pernikahan kontrak dengannya, ataupun seperti seorang protagonis dari novel manis yang mirip lotus putih. Justru sebaliknya, Valerie lebih mirip seperti nona villain yang mengutamakan keuntungan yang akan dia dapatkan, tidak peduli apakah bayarannya mengharuskan gadis itu masuk dalam sebuah jerat pernikahan kontrak dengan Cedric. Sebuah kehormatan yang dijaga rapat pun juga dihiraukan oleh Valerie, membuat sosoknya semakin mirip seperti sosok villain yang mampu menjatuhkan protagonis dalam sebuah cerita.
6.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 247 kali sebagai the villainess reverses hourglass
Baca
+Pustaka
Sang Villainess Ingin Bikin Baby Dulu, Balas Dendam Kemudian

Sang Villainess Ingin Bikin Baby Dulu, Balas Dendam Kemudian

Karena aku teringat malam itu’ Aku menyentuh lembut perutku, lalu kembali menyusuri jalan kembali. ‘Hayden, nantikan aku sebagai villainess!’
1020.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 780 kali sebagai the villainess reverses hourglass
Baca
+Pustaka
THE VILLAINESS FINAL EMBRACE

THE VILLAINESS FINAL EMBRACE

​Visual yang kulihat sekarang bukan lagi sekadar keberuntungan reinkarnasi, melainkan kutukan yang mematikan. Aku harus mengubah takdir ini. Duke Alaric yang dingin, Putra Mahkota Adrian yang kekanakan, atau Vincent yang misterius itu. Salah satu dari mereka harus bertekuk lutut padaku sebelum hari ulang tahunku tiba. ​"Baiklah, Celestine," aku memperbaiki tatanan rambut merah mudaku dan tersenyum licik. "Waktunya menjadi villainess yang paling menggemaskan dan paling berbahaya di kerajaan ini. Clarissa, siapkan dirimu, karena pesona 'polosmu' itu akan segera tenggelam oleh gairah mawar ini."
460 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 12 kali sebagai the villainess reverses hourglass
Baca
+Pustaka
Shadow of Revenge

Shadow of Revenge

Suatu malm, Callister secara spesial mengajak sang istri untuk makan malam di salah satu hotel bintang tujuh. Josephine tampak menawan dengan flowly gown warna pastel. Tambahan aksesoris kalung berlian yang berkilau, serta rambut yang ditata bergelombang menambah kesan anggun dan feminim. "Kau, baik-baik saja?" Callister tampak khawatir. Wajah istrinya pucat sejak beberapa hari lalu.
108.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 303 kali sebagai the villainess reverses hourglass
Baca
+Pustaka
The Revenge

The Revenge

Remaja perempuan itu memiliki paras yang menawan dengan kulit putih bersih, mata besar, alis tebal, bulu mata lentik, hidung mancung, pipi yang sedikit chubby, memiliki kumis tipis, serta bentuk mulut mungil berwarna merah cherry. Belum lagi dengan tubuhnya yang tinggi semampai mencapai 167 cm, kaki jenjang dan pinggang yang ramping, dilengkapi pula dengan rambutnya yang berwarna gray perpaduan violet, berkilau dan bergelombang sepinggang yang terlihat sangat halus dan lembut. Ia membuka kacamata hitam yang sedari tadi bertengger manis dipangkal hidungnya dan meletakannya di kepala. Remaja perempuan itu berjalan memasuki mansion dengan percaya diri dan dagu terangkat.
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai the villainess reverses hourglass
Baca
+Pustaka
Permainan Kultivasi Terlarang

Permainan Kultivasi Terlarang

timpal suara lain, penuh kebencian. Liora berusaha menegakkan tubuhnya. Lehernya terasa sangat kaku, ada rasa perih melingkar di sana, bekas rantai atau mungkin tali. Ia adalah seorang penulis di Bumi. Ia tahu setiap kiasan dan pola cerita semacam ini. Transmigrasi ke dalam tubuh seorang villainess yang sedang berada di ujung tanduk. Masalahnya, ini bukan awal bab satu yang romantis. Ini adalah adegan klimaks dari sebuah eksekusi. Gila, batin Liora sambil meludah keluar gumpalan salju bercampur darah. Belum ada lima menit gue di sini, skenarionya sudah mau tamat saja.
226 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5 kali sebagai the villainess reverses hourglass
Baca
+Pustaka
Love in Revenge

Love in Revenge

ucap Darren tajam. Ya, wanita itu adalah Vallery, para bodyguard kakaknya tau jika Vallery menipu mereka, lalu mereka mengejar Vallery, Vallery yang tidak ingin dikawal melepas high heels-nya dan berlari sekencang mungkin hingga dia tidak menyadari ada mobil yang melaju. "Katakan!" perintah Darren. "Katakan apa?" tanya Vallery. "Ternyata kau juga bodoh," jawab Darren kesal.
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 98 kali sebagai the villainess reverses hourglass
Baca
+Pustaka
Poison Princess

Poison Princess

kata sosok itu, “Ah, selama kita bertemu kita tidak pernah saling mengenal. Kau bisa memanggilku dengan nama Gardos.” Leia masih diam. Gemetar di tubuhnya masih ada walaupun pemuda bernama Gardos itu bersikap ramah. Keramahannya adalah palsu. Leia mengetahuinya. Gardos menyentuh pipi Leia dan membuat gadis itu tersentak hingga mundur dari pemuda itu, “Kau tahu, Ratu Iris adalah salah satu dari lima penyihir hitam yang cukup menjanjikan, dan dia mengikat perjanjian dengan seorang iblis … yaitu aku.”
108.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 319 kali sebagai the villainess reverses hourglass
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status