Sebatas Ibu Pengganti untuk Anak Presdir
Helena berusaha bangkit dari posisi tidurnya di atas rumput lembut itu, mengedarkan pandangan ke segala arah.
Tidak ada yang dikenalnya.
“Halo? Apa ada orang di sini?” serunya berulang kali, suaranya terdengar samar di tengah kesunyian.
Tidak ada jawaban. Namun, tak lama kemudian, dari balik kabut, muncul sosok seorang wanita yang anggun.
Dia mengenakan dress putih panjang, rambutnya terurai indah, seperti cahaya yang menerobos kegelapan.