Dosa dalam Cinta
Di dalam dirinya, hanya ada satu kata yang terpatri: melindungi.
Dari kegelapan lorong yang retak, siluet seorang wanita muncul. Tinggi, langkahnya anggun dan penuh perhitungan, jubah hitam panjangnya berkibar dihempas angin, ujungnya basah oleh rembesan air hujan yang mengalir melalui celah batu. Di wajahnya, sebuah topeng perak terpasang rapi, menutupi hampir seluruh wajah, hanya menyisakan sepasang mata yang menyala dingin seperti bulan yang terpantul di permukaan pedang. Mata itu—mata yang tak menampilkan emosi, hanya ketenangan yang mematikan—bergerak lambat, memindai satu per satu orang di ruangan itu dengan kekuatan tatapan yang mencabik.
Suaranya keluar, datar, dingin, dan bergema di
Hot Chapters