JANGAN GANTUNG MUKENAH DI BALIK PINTU
Tapi, juga membenarkan ucapan Bang Hasim yang harus menemui langsung keluarga Paklik sebagai majikan Paklik sendiri.
Kami melintasi banyak kebun disepanjang jalan menuju Talaga Ciung. Rumah masih jarang, hanya pohon talas yang mendominasi jejeran desa. Untung saja cuaca mendukung, tidak panas juga tidak hujan. Bang Oar beberapa kali meminta sopir rehat, ia meminta agar diberi waktu untuk mengecek keadaan Paklik, memberi makan dan mengupaskan buah langsat yang sempat kami beli di pasar.