Hurt ! Mr Duke
Ucapnya dengan bibir bergetar.
Urat-uratnya seolah keluar dari tubuhnya, giginya gemetar, matanya memerah, ia menoleh ke samping.
prank
Pecahan vas bunga itu berserakah di lantai sampai ke sudut ruangan itu. Tidak puas memecahkan vas bunga, ia mengambil potongan vas itu lalu menggenggamnya sampai darah segar itu keluar.
"Tuan," teriak seseorang. Dia berlari melihat darah segar itu menetes ke lantai putih. Apa yang ia takutkan terjadi sesuatu, perasaannya tidak enak. Ia langsung menemui Duke Alex.