Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Oleh-oleh dari Mertua

Oleh-oleh dari Mertua

Dia merapatkan dua telunjuknya sebagai simbol bersama kembali. “Apaan, sih. Memangnya kenapa kalau balikan?” “Ya gak apa-apa. Asal kamu bahagia. Cuma Papa Baru bakal terluka,” ucapnya santai bagai tak berdosa. Aku kembali mendengkus, “Pesanan ramai?” tanyaku mengalihkan pembicaraan. “Alhamdulillah. Sudah normal. Yang kemarin membatalkan pesanan, lanjut pesan lagi.”
9.9370.4K viewsCompletedAdded to Library 8.5K Times as titik balik
Show Reviews (47)
Read
+Library
Anies
baca cerita ini 2th lalu tapi pas bab terakhir aku gak berani baca waktu itu takut sad ending tapi hari ini aku baca lg beberapa bab terakhir dan beraniin buka bab Tamat'nya dan aku menyesal sudah parno duluan ternyata semua gak seperti yg aku bayangkan.. cerita author memang selalu luar biasa
dewi partuna_
Keren alurnya tidak tertebak. Typo nya sedikit. Karakter nya real bgt,tidak dipaksa paksa. Sukses menbuat aku kesal,marah,berdesir,puas,merinding,menangis,tersipu,dan tertipu oleh alur. Ada edukasi tipis2 juga mengenai Budaya. Kata kata nya pun indah setengah puitis. Ah baru kali ini beri rating .
Read All Reviews
Kupu-kupu Kertas

Kupu-kupu Kertas

“I’m fucked up,” pungkas Sheena getir. Bob menuangkan segelas arak ke gelas teman lamanya. “Tapi gue selalu yakin, Na. Semesta bakal kasih jalan. Kaya yang dibilang Bob Marley, Everything is gonna be alright.” “Everything is gonna be alright kalo ada arwahnya Bob Marley datang terus ngasih gue kerjaan buat ngelunasin hutang gue!” sambar Sheena sinis lalu menenggak arak hingga tandas. Bob menghela nafas prihatin. “Lagian kenapa elu harus repot-repot balik ke Bali? Padahal gue denger elu udah ada kerjaan mapan di Jakarta.” “So? Gue nggak boleh pulang ke Bali?” “Ya, gue nggak nyangka aja, setelah apa yang terjadi elu bakal balik lagi ke tempat ini… padahal…”
1010.8K viewsCompletedAdded to Library 215 Times as titik balik
Read
+Library
Membawa Kembali Masa Lalu

Membawa Kembali Masa Lalu

"Tidak ada yang berubah." "Tentu saja. Sampai kapan pun aku tak ingin merubahnya karena kau." Di dalam hati Calvin, ada tersimpan harapan jika suatu saat nanti Greta akan kembali. "Oh, ya. Mobil kita ... sudah kutebus. Lidya sudah mengembalikan semua uang yang dipinjamnya." "Benarkah?" Wajah Greta mendadak berubah berbinar. "Syukurlah, kalau begitu. Aku senang mendengarnya."
103.9K viewsOngoingAdded to Library 85 Times as titik balik
Read
+Library
Pagi yang Enggan Kembali

Pagi yang Enggan Kembali

Lupa kalau ada teman-teman lain yang perlu disapa. Mobil berbalik arah. Beruntung halaman rumah Ria cukup luas untuk tempat berputar. Kali ini tidak butuh map karena warga lokal yang baru saja bergabung itu sudah lebih dari cukup untuk menjadi penunjuk jalan. Mereka langsung bergerak menuju destinasi wisata pertama. Kendaraan beroda empat itu melaju lancar mengikuti liku dan naik turun jalanan. Hingga tiba di sebuah tanjakan, tiba-tiba sesuatu terjadi. Mobil yang sudah hampir sepuluh jam mereka naiki itu kelelahan.
1.4K viewsOngoingAdded to Library 57 Times as titik balik
Read
+Library
Gerbang Neraka: Desa Terakhir

Gerbang Neraka: Desa Terakhir

Tapi dari celah yang tidak terlihat oleh mata manusia. “Empat telah terbangun... tiga lagi, dan dunia akan kembali ke titik awal...” BERSAMBUNG
101.8K viewsCompletedAdded to Library 50 Times as titik balik
Read
+Library
Dibalik Bayang

Dibalik Bayang

jawab Suci Roswita. 5 tahun yang lalu Marcell jatuh sakit dan di diagnosis oleh dokter bahwa Marcell terkena kanker otak stadium satu. Segala upaya telah di lakukan oleh Arttha Caustaria untuk kesembuhan Ayahnya. Namun apa yang mereka lakukan semuanya sia-sia, sebab tidak ada obat ampuh yang mampu menyembuhkan penyakit tersebut. Hanya ada obat yang mampu menghentikan penyebaran sel-sel kanker.
602 viewsOngoingAdded to Library 14 Times as titik balik
Read
+Library
Godaan Di Balik Jebakan Untuknya

Godaan Di Balik Jebakan Untuknya

Aura segar, seksi, dan cerianya membuatku terpesona. Sampai sekarang, aku masih ingat bagaimana aku terpukau melihatnya untuk pertama kali. Ungkapan "keindahan duniawi" benar-benar tidak berlebihan untuk mendeskripsikannya. Aku tidak pernah menyangka, bahkan dalam mimpi sekalipun, bahwa suatu hari aku akan memiliki kesempatan untuk memotret Yudith dalam sesi foto pribadi. "Kita sudah sampai, Kak Wade." Suara Yudith membawaku kembali ke kenyataan. Aku melihat sekeliling dan menyadari bahwa kami sudah berada di depan sebuah rumah bertingkat tiga.
5.7K viewsCompletedAdded to Library 159 Times as titik balik
Read
+Library
Back To Home

Back To Home

Dan mengapa aku harus kembali? Drrrrt Drrrrt Drrrrt Drrrrt Bunyi alarm membangunkanku. Tertera sudah jam 8 malam, yang artinya kurang dari 1 jam lagi aku sampai di kota dimana tempat itu berada. Memilih pulang menggunakan kereta menjadi pilihan yang cukup memuaskan. 8 jam kulalui tanpa adanya masalah. Selain beberapa panggilan tak terjawab dari rekan kantor, Pak Ray, dan orang-orang dari tempat itu.
647 viewsOngoingAdded to Library 16 Times as titik balik
Read
+Library
Berpisah Untuk Kembali

Berpisah Untuk Kembali

Gak tega rasanya kalau tidak berpamitan pada Sindy, akhirnya Hana pun mengirim DM dari I*-nya. “Pagi, Sin. Pasti sedang dinikahan Alga, kan? Salam ya sama Alga, semoga Samara until jannah. Oh iya, Sin, sekalian gue pamit ya. Sorry gak ngabarin sebelumnya, jadi terkesan dadakan. Hari ini gue balik ke Semarang, ke rumah orang tua gue. Makasih banyak ya, Sin, selama gue di Jakarta, lo selalu ada buat gue, pokoknya lo terbaek. Maafin gue juga ya kalau selama ini gue ada salah salah kata dan mungkin sering bikin kamu jengkel. Tapi perlu lo tahu, lo adalah salah seorang yang berarti banget buat gue. Gue harap suatu saat nanti kita akan dipertemukan kembali ya, Sin, di saat semua sudah baik baik s
101.9K viewsOngoingAdded to Library 77 Times as titik balik
Read
+Library
Saat Hati Harus Kembali Terbagi

Saat Hati Harus Kembali Terbagi

Tapi ternyata, malah cobaan yang tak henti mendatangiku hingga pernikahan yang dulu begitu ku banggakan berakhir dengan perpisahan. Menyesal pun sudah tak ada gunanya. Tetap saja aku bersyukur, Allah masih memberi kesempatan untukku bertaubat dan mengakui semua kesalahan. Dan yang paling membuatku tenang, bapak pergi setelah memaafkan semua salahku. Sekarang, tinggal ku nikmati saja hidup dengan ibu dan Zavier. Berharap setelah ini, hanya ada senyum kebahagiaan yang akan menghiasi hari-hariku dan Zavier serta ibu. *
9.828.8K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as titik balik
Read
+Library
PREV
1
...
34567
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status