Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
PENGAKUAN ANAKKU

PENGAKUAN ANAKKU

Hella sudah menguatkan mental, berjaga-jaga jika nanti Hanum akan menyemprotnya dengan kata-kata kasar. "Pak, beli obat panas untuk anak dua tahun." ujar Hella didepan apotek. Kebetulan didepan gang kontrakan ada ruko apotek, berjejer dengan toko sembako dan perabotan. "Merek apa, Mbak?" tanya laki-laki setengah baya dibelakang etalase. "Adanya apa, Pak? Yang murah tapi bagus?" Hella balik bertanya.
10145.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.7K kali sebagai toko obat di pasar pramuka
Baca
+Pustaka
Resent Wolves

Resent Wolves

Setelah sampai, Cailey memarkirkan mobilnya dan segera turun memasuki toko obat-obatan itu. “Permisi ada yang bisa saya bantu?” Tanya penjaga pharmachy itu ramah. Cailey tersenyum, “Ya, um…kau tau obat dengan merk panjang yang bisa menyembuhkan luka parah dalam waktu sehari? Maaf aku lupa namanya," kata Cailey.
104.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 140 kali sebagai toko obat di pasar pramuka
Baca
+Pustaka
Perempuan Masa Lalu Suamiku

Perempuan Masa Lalu Suamiku

“Jangankan di kotak P3K, di rumah saja obatnya nggak ada.” “Lah, memang obatnya apa? Kalau masuk angin atau pusing gitu kan, ada di kotak P3K. Kalau nggak ada tinggal minta tolong Pak Pardi buat beliin, Mas.” Rasa cemas di hati Lintang berganti dengan heran. Ia sudah mengecek kotak P3K dan persediaan obat di sana memang cukup lengkap setidaknya untuk penyakit-penyakit ringan. Lagipula tidak sulit mencari obat karena ada dua apotek di dekat rumahnya.
10105.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.1K kali sebagai toko obat di pasar pramuka
Baca
+Pustaka
Kenapa Bajuku Selalu Sama dengan Tetangga Baru?

Kenapa Bajuku Selalu Sama dengan Tetangga Baru?

Bu Suci mengambil bungkus obat-obatan yang masih bisa dicek nama obatnya. Tidak mungkin anaknya terpeleset, tetapi obatnya mengalahkan orang yang dirawat di rumah sakit. Sebagian bungkus obat yang masih utuh, ia bawa masuk ke dalam rumah, untuk ia cek di g****e, nama obat itu dan untuk pengobatan sakit apa. Pereda nyeri, vitamin, obat luka dalam. Bungkus obat itu ia foto, lalu ia kirimkan pada Puspa.
1090.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.0K kali sebagai toko obat di pasar pramuka
Baca
+Pustaka
Mirror : Death Note

Mirror : Death Note

jelasnya menatapku lekat-lekat. "Kotak obat mana?" tanya Pram. Aku menggeleng. Satpam apartemen memeriksa kondisi kamarku. Bahkan sampai ke jendela luar dan semua sudut ruangan. Memastikan sosok tadi benar-benar lenyap, atau mungkin aku dan Pram dianggap gila. "Ya sudah. Gue ambil di kamar gue, kebetulan ada stok obat. Bisa buat mengurangi rasa sakit." Pram segera pergi.
1011.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 374 kali sebagai toko obat di pasar pramuka
Baca
+Pustaka
DIKIRA MISKIN SAAT REUNI

DIKIRA MISKIN SAAT REUNI

“Mbak, Mas, saya sedang buru-buru, anak saya panas! Di minimarket ini ada obat penurun panas, gak?” “Mari di sini, Bunda! Untuk Obat kami simpan di rak sebelah sini!” Aku sigap menghampirinya lalu mengarahkan pada rak-rak berisi obat. “Kalau untuk obat anak yang ada di deretan ini!” Aku menunjukkan lagi. Wajahnya tampak sedang buru-buru. “Makasih, Mbak Asyfa!” Dia tersenyum sambil melihat nama yang tertera pada bajuku.
10260.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 8.3K kali sebagai toko obat di pasar pramuka
Baca
+Pustaka
JARUM PERAK DEWA MEDIS: Kebangkitan Lin Xuan!

JARUM PERAK DEWA MEDIS: Kebangkitan Lin Xuan!

"Kami pergi untuk membuat keributan, tapi bocah itu malah menghajar kami dan kami kembali penuh memar. Tawaran kami untuk memasok obat dari Grup Xia pun tidak mereka terima." "Toko yang mana?" "Apotek Ping An." Si cepak menjawab. "Apotek Ping An?" Mendengar keempat kata itu, sang bos mengerutkan kening dan bertanya, "Apakah pemiliknya bermarga Lin?" "Iya, iya, benar." Si cepak menjawab cepat. "Bocah itu lagi!" Sang bos merespons lalu bertanya, "Kapan mereka buka?" "Katanya Senin depan. Tidak banyak hari lagi!"
1019.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 763 kali sebagai toko obat di pasar pramuka
Baca
+Pustaka
Jiwa Yang Tertukar

Jiwa Yang Tertukar

Ketika akan menaiki motor, Mas Abraham menjawil pundakku. "Badanku gatal semua rasanya, dikasih salep gatal saja kali, ya?" "Nanti kalau ketemu toko obat beli salicil saja." "Obat apaan itu?" "Bedak untuk gatal." "Oo," jawabnya. Aku melajukan motor ke arah toko obat di pinggir jalan. Hanya toko ini yang jual jika jalan menuju ke arah rumah Pak Konang.
1011.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 439 kali sebagai toko obat di pasar pramuka
Baca
+Pustaka
MENANTU SAMPAH : WARISAN KAISAR NAGA PRIMORDIAL

MENANTU SAMPAH : WARISAN KAISAR NAGA PRIMORDIAL

Tujuan Long Chen hari ini sangat jelas: mencari bahan untuk Mandi Obat Pemurnian Sumsum. Dia melangkah masuk ke toko herbal terbesar di sana, bernama Toko Obat Kebajikan Agung. Begitu masuk, aroma pekat dari berbagai akar dan daun obat langsung menusuk hidung. Seorang pelayan toko paruh baya menyambutnya dengan pandangan menilai pakaian murah Long Chen. "Ada yang bisa dibantu, Anak Muda? Toko kami hanya menjual herbal berkualitas tinggi, harganya tidak murah."
648 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 14 kali sebagai toko obat di pasar pramuka
Baca
+Pustaka
Pengantin Raja Naga

Pengantin Raja Naga

Feng Huang melemparkan pandangannya ke Toko Obat di seberang jalan. Toko Obat tersebut adalah Toko Obat terbesar di Benua Zhejiang dan banyak menjual berbagai bahan obat dari yang mudah didapat hingga yang sangat langka. Dua tahun yang lalu Chun pernah ke sana ketika ia masih hidup sebagai Yu Jie demi membelikan obat untuk Neneknya sesuai resep dari Tabib keluarganya. Maka dari itu hari ini Feng Huang memilih untuk menunggu di seberang Toko tersebut. Jika ia cukup beruntung kemungkinan ia bisa bertemu dengan Tabib kediaman Yu yang sering berlangganan dengan Toko Obat itu. "Cih, andai saja aku tahu di mana rumah Tabib kediaman Yu." Dengusnya sebal.
107.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 212 kali sebagai toko obat di pasar pramuka
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234568
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status