Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Sang Penentang Aturan

Sang Penentang Aturan

gumam Wo Long. Tiba-tiba, dari balik kabut tebal, muncul sosok pria tinggi kurus yang mengenakan jubah berwarna merah marun. Wajahnya pucat pasi dengan tato berbentuk kelabang yang merayap dari leher hingga ke pelipis matanya. Di tangannya, ia memegang sebuah tongkat yang diujungnya terikat tengkorak binatang mistis yang masih meneteskan cairan hitam.
103.1K viewsCompletedAdded to Library 97 Times as tongkat pel
Read
+Library
PENDEKAR TAPAK DEWA

PENDEKAR TAPAK DEWA

Dan satu-satunya orang yang mengetahui dia adalah Lalu Lojang, termasuk jumlah kekayaannya. Pada mulanya Lalu Lojang tak bergeming dengan ajakan Gumang Lanang untuk bergabung dengan gerombolan yang dipimpinnya, namu lama kelamaan ia pun menerima ajakan itu setelah usulannya disetujui. Ia mengusulkan kepada Gumang Lanang jika ia bergabung, ia ingin menjadi pemimpinnya. Gumang Lanang tak keberatan, memgingat ilmu kesaktian yang dimiliki oleh Lalu Lojang berada beberapa tingkat di atasnya dikarenakan karena ia adalah mantan murid kesayangan sang guru mereka saat di padepokan dulu, dan Lalu Lojang adalah sang pewaris senjata wasiat yang bernama Tongkat Naga Kobar. Tongkat Naga Kobar merupakan to
9.1153.4K viewsCompletedAdded to Library 3.2K Times as tongkat pel
Show Reviews (62)
Read
+Library
KSATRIA PENGEMBARA
Numpang promo y thor Ksatria Pengembara adalah CERSIL NUSANTARA Hadir sebagai Cersil Nusantara yang mengangkat cerita pendekar-pendekar dari seluruh nusantara, bukan hanya pendekarnya, tapi juga semua ilmu-ilmu yang melegendapun ada disini. UPDATE TIAP HARI Jgan lupa mampir y
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Read All Reviews
Pelet Kopi Darah Haid

Pelet Kopi Darah Haid

Namun, lagi-lagi Sophia memaksa. Mau tak mau Si Mbah, laki-laki tua tersebut mengatakannya. Bahwa pelet yang digunakan adalah darah menstruasi yang harus dicampur dengan minuman pria. Seketika saja Tio merasa mual, ia ingin memuntahkan isi dalam perutnya begitu saja. Sophia hanya melirik tajam kepada Tio, Simbah pun kembali berbicara bahwa pelet tersebut memiliki efek samping, yang berat kalau laki-laki yang terkena pelet itu. Bisa bodoh dan plin-plan seakan tak punya pikiran yang jernih.
10590 viewsCompletedAdded to Library 22 Times as tongkat pel
Read
+Library
Pengawal Kesayangan Tuan Edward

Pengawal Kesayangan Tuan Edward

"Kakek... apa ini semua? Apakah kau sedang sakit?" "Tentu saja bukan untukku, Marlina sayang!" Kakek Hendra tertawa renyah, melambaikan tangannya dengan santai. "Ini semua adalah suplemen kesuburan terbaik di dunia! Yang di dalam botol hijau ini adalah ginseng merah berusia seratus tahun dari pegunungan Korea, sangat bagus untuk stamina Edward agar dia tidak cepat lelah malam-malam!"
1010.3K viewsCompletedAdded to Library 308 Times as tongkat pel
Read
+Library
Obsesi Liar Kakak Ipar

Obsesi Liar Kakak Ipar

​TAK! ​Tongkat kayu jati berujung perak itu menghantam keras tulang kering Rendi hingga pria itu memekik kesakitan dan tersungkur di atas lantai, tepat di bawah kaki Angkasa yang masih berdiri kokoh tanpa emosi. ​"Kakek... Kakek, ampun, Kek! Rendi bisa jelaskan!" ratap Rendi sembari memegangi kakinya yang nyeri, air mata buayanya kini berubah menjadi air mata ketakutan yang nyata.
1018.9K viewsCompletedAdded to Library 700 Times as tongkat pel
Read
+Library
Tunanganku Mendonor Ginjalku

Tunanganku Mendonor Ginjalku

Perkataan itu keluar dari tunanganku yang telah bersamaku selama delapan tahun dan mengatakan bahwa dia sangat mencintaiku. Ekspresiku pun menjadi dingin. Aku berkata kepada Hansen dengan nada dingin yang belum pernah kugunakan. "Kamu pikir aku yang salah setiap kali dia menangis? Kamu itu tunangannya atau tunanganku?" "Hansen, kamu harus paham sesuatu. Dia itu meminta dua ginjal! Siapa yang sebenarnya memaksa siapa untuk mati, hah!" ... Sebersit cahaya pun berkilat dalam pandangan Hansen. Dia memperhalus nada bicaranya dan memperlembut suaranya.
5.1K viewsCompletedAdded to Library 142 Times as tongkat pel
Read
+Library
Aduh, Sayang Jangan Goda Aku Terus

Aduh, Sayang Jangan Goda Aku Terus

"Sebelum hancurin mereka semua." Pria bertato itu mendongak, tersenyum lebar bagai predator yang mendapat mangsanya. "Itu gampang. Lu bisa minta bantuan gue." Ia mengeluarkan sebuah benda kecil dan menyodorkannya ke hidung Renita. "Sekarang, Cobain, nih." Renita menarik napas dalam, menghirup uap tajam yang langsung memberinya sensasi melayang dan menggila. Libidonya yang sudah tinggi kini bangkit tidak terkontrol. Mata Renita memancarkan hasrat membara.
9.956.2K viewsCompletedAdded to Library 2.1K Times as tongkat pel
Read
+Library
Aku Bukan Istrimu Lagi

Aku Bukan Istrimu Lagi

tongkat itu langsung masuk dengan sempurna. “Ahh..ah…!!” tubuh Linda di pompa dengan ganasnya, Sagara sama sekali tak menahan tenaganya, karena hasrat yang sudah tertunda selama seminggu lebih, hari ini ia harus menyalurkan seluruhnya. Sambil asik memompa, Sagara meremas-remas dua melon kenyal favoritnya, lidah Sagara juga bermain-main di pucuk kecil berwarna pink, memberikan gigitan kecil di benda kenyal itu, meninggalkan tanda kepemilikan.
1010.3K viewsCompletedAdded to Library 300 Times as tongkat pel
Read
+Library
Pesona Tampan Papa Angkat

Pesona Tampan Papa Angkat

kata Emanuel. “Tapi setidaknya cobalah beberapa sample barang yang telah diracik oleh orang baru kita! Kita sangat perlu review darimu untuk menentukan mana yang terbaik!” kata rekan bisnis Emanuel sambil menyodorkan beberapa kantung plastik kecil yang berisi narkotika berbeda jenis. “Aku harus pergi! Kita lanjutkan pembicaraan ini besok!” kata Emanuel. “Tapi,”
8.715.2K viewsCompletedAdded to Library 533 Times as tongkat pel
Read
+Library
Tumbal Purnama

Tumbal Purnama

“Tumbal.” Kata itu bergema di ruangan, membuat Lila merasakan dingin menjalar ke seluruh tubuhnya. Sebelum Lila bisa bereaksi, pintu ruangan tiba-tiba terbuka. Seorang pria tua dengan tongkat dan jubah hitam panjang melangkah masuk. Wajahnya penuh dengan keriput, tetapi matanya memancarkan ketenangan. “Sudah cukup,” kata pria itu dengan suara yang dalam.
1.3K viewsOngoingAdded to Library 45 Times as tongkat pel
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status