Hasrat Terlarang Sang Bodyguard
"Kamu itu bos, kan? Kenapa gak kasih tugas ini ke orang lain aja? Kamu juga butuh istirahat. Apa gak ada yang bisa handle tanpa kamu?"
Liam meletakkan kedua tangannya di meja, ia tampak menghela napas panjang. "Sayang, aku tahu kamu merasa berat. Aku juga, kok. Tapi seperti yang aku bilang tadi, dari awal aku yang pegang proyek ini. Aku yang bikin strategi dan deal sama klien. Kalau aku gak ada, koordinasi tim bisa kacau."
Nayya mengerutkan kening, masih belum sepenuhnya paham. "Tapi bukannya ada manajer atau supervisor yang bisa bantu kamu? Oh, Revan emang gak bisa gantiin kamu?"
Hot Chapters