KELAMBU MERAH JAMBU
Oh Tuhan, kucinta dia
Kusayang dia, rindukan dia, inginkan dia
Utuhkanlah rasa cinta di hatiku
Hanya padanya
Untuk dia
Dengan perasaan terkejut dan masih setengah mengambang, aku merogoh ke dalam tas, mengambil Tulip. Ternyata Papa Snoek, yang menelepon. Biyuuuh, pasti sudah menelepon ke rumah tadi tapi sepi. Eh, nggak ada yang mengangkat, maksudku.
"Halooo, Papa?" sebisa mungkin aku bersikap tenang, ramah dan hangat untuk menjaga perasaannya, "Apa kabar, Papa?"
Hot Chapters