Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Samaran Terakhir

Samaran Terakhir

Dengan satu ayat, ia menuliskan: “Dari puing-puing gaya yang saling bertarung, lahirlah satu suara yang tak bisa ditiru: suara dari hati tokoh dan pembacanya sendiri.” Glitch berteriak. Tubuhnya terpecah menjadi potongan kalimat yang tak saling terhubung. “Ini belum akhir!” teriak Glitch. Adrian menjawab, “Tentu saja tidak. Ini baru bab 10.” Dan tinta mengalir lagi.
1.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 35 kali sebagai tulisan glowing
Baca
+Pustaka
Sang Penjaga Pajajaran

Sang Penjaga Pajajaran

Halamannya berwarna gading pucat, tulisan di dalamnya bercahaya lembut, dan di halaman pertama tertulis: “Kitab Layung – Naskah Rasa Pajajaran Eling.” Ia membacanya pelan, bukan dengan suara, tapi dengan hati. Dan dari dalam kitab itu, seolah-olah terdengar suara Larisa membisik lembut: “Rasa téh moal luntur, sanajan waktu robah. Sabab rasa téh nyawa nu teu bisa dituliskeun.” (Rasa tak akan luntur, meski waktu berubah, karena rasa adalah jiwa yang tak bisa ditulis.)
101.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 28 kali sebagai tulisan glowing
Baca
+Pustaka
Dari Budak Menjadi Bencana

Dari Budak Menjadi Bencana

simbolis, tempat Yang Terkubur (dalam bentuk proyeksi kesadarannya yang paling lembut dan bijaksana) akan duduk sebagai guru. Siswa pertamanya tiba bukan melalui undangan resmi, tetapi sebagai tawanan yang diserahkan oleh sebuah ras penjaga galaksi yang telah lama berperang melawannya. Entitas itu dijuluki "The Glimmering Maw (Mulut Berkilauan)". Ia adalah sisa dari sebuah bintang yang mati dengan cara yang tidak wajar, kesadarannya terdistorsi menjadi sebuah rasa lapar akan cahaya dan koherensi. Ia menjelma sebagai awan nebula yang indah namun mematikan, mengembara dari sistem bintang ke sistem bintang, "memakan" cahaya bintang-bintang muda dan meninggalkan kehampaan yang dingin. Ia tidak s
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai tulisan glowing
Baca
+Pustaka
GADIS PILIHAN CEO

GADIS PILIHAN CEO

Pandanganku tak beralih dari apa yang ada di dalam. Aku mengambil benda berwarna terang dari sana berbahan kaca, ah ... sebuah bulatan yang membungkus paus biru dengan nuansa musim salju itu berkilauan saat diterpa sinar matahari saat kuangkat ke atas. Indah dan sangat bersinar. Berwarna dominan biru dan putih. Lalu sebuah kertas, ah ... lebih tepatnya seperti surat. Aku membelalakkan mata saat membukanya. Tulisan ini ... sungguh menyakitkan mata. Tulisannya sangat acak-acakan dan sulit dibaca. Tapi tidak masalah, akan tetap kubaca karena penasaran.
1030.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 601 kali sebagai tulisan glowing
Baca
+Pustaka
Sang Penakluk Dua Dunia Dengan Tiga Wanita Cantik Ku!

Sang Penakluk Dua Dunia Dengan Tiga Wanita Cantik Ku!

Glowsss! Seketika itu juga, tubuh Auriel yang terbaring di atas ranjang batu giok memancarkan gelombang cahaya putih keemasan yang berpendar terang. Dari balik kulitnya yang semula pucat dan dihiasi urat-urat ungu yang mengerikan, hawa racun jahanam milik Leluhur Jomblo Abadi dipaksa keluar dalam bentuk kepulan asap hitam yang langsung terbakar habis begitu menyentuh udara luar. Di dalam laut kesadaran Auriel, nektar teratai air suci itu meledak bagai matahari fajar. Kabut ungu yang mengotori lautan jiwanya terkikis habis tanpa sisa dalam hitungan detik.
106.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 174 kali sebagai tulisan glowing
Baca
+Pustaka
Silsilah Naga Emas

Silsilah Naga Emas

"Bacalah tulisan di gulungan itu! Cepat!" Li Zhen merasa bingung, namun ia tidak punya pilihan lain selain mempercayai Mei Xiang. Ia membuka gulungan itu dengan hati-hati, lalu mulai membaca tulisan-tulisan kuno yang ada di dalamnya. Awalnya, tidak ada yang terjadi. Namun, ketika ia mengulangi mantra itu untuk kedua kalinya, gulungan itu mulai bersinar dengan cahaya emas terang.
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai tulisan glowing
Baca
+Pustaka
Ditikam Cinta

Ditikam Cinta

Ujar Glesa “Lagian semua itu sudah lewat dan tidak ada rasa ketakutan dari diriku yang tersisa kepadanya.” Ujar Glesa “Syukurlah jika kau memiliki pemikiran itu, bahkan aku sangat yakin Aarav tidak akan mau kembali ke dunia lukis seperti dulu. bahkan nama dia sudah redup karena scandal 10 tahun yang lalu.” Ujar Owen
105.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 110 kali sebagai tulisan glowing
Baca
+Pustaka
Reinkarnasi Pendekar Naga Wanita

Reinkarnasi Pendekar Naga Wanita

Sampai di tugu terakhir Ling Li kembali menghentikan langkahnya, Ling Li menatap erat tugu di depannya yang lebih kecil dari tugu lainnya, saat matanya terus menatap tugu tanpa sadar tangannya memegang tugu dengan sendirinya hingga membuat tugu di depannya bersinar sangat terang. Selain tugu yang tiba-tiba bersinar Ling Li terheran-heran melihat tulisan yang awalnya tidak bisa dibaca kini bisa dibacanya dengan sangat jelas, tulisan itu tidak berubah Ling Li tidak mengerti bagaimana dirinya bisa membacanya. "Segel abadi jiwa," ucap Ling Li. Whuuuuuuuusssssss. Getaran yang tiba-tiba dirasakan Ling Li membuatnya sangat terkejut, Ling Li langsung memutar badannya betapa terkejutnya Ling Li yang
103.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 84 kali sebagai tulisan glowing
Baca
+Pustaka
Angin di Antara Kita

Angin di Antara Kita

Gelap menyelimuti, hanya cahaya rembulan yang menerobos jendela. Tangannya kembali meraih jurnal. Kali ini ia menulis dengan huruf-huruf bergetar, tinta pena menodai halaman dengan bercak air mata. “Aku nggak tahu sampai kapan aku bisa pura-pura tegar. Aku nyembunyiin tangisku dari dunia, tapi aku nggak bisa bohongin hatiku sendiri. Elhan, kalau aja kamu tahu betapa aku hancur tanpa kamu…”
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai tulisan glowing
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status