Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Diceraikan Karena Mandul, Anak Jeniusku Bikin CEO Berlutut

Diceraikan Karena Mandul, Anak Jeniusku Bikin CEO Berlutut

Sesekali Junior berhenti menulis lalu menghapus kembali kalimat yang dibuatnya. "Aku capek..." bisik Junior lirih sambil mengusap matanya yang mulai basah. Junior kembali menulis. Kali ini ia tidak menggambar seperti biasanya. Junior menuliskan beberapa kalimat pendek dengan tulisan yang sangat rapi. Setelah selesai membaca ulang, Junior mengangguk pelan. "Nggak boleh ada yang bertengkar lagi," ucap Junior lirih sambil menarik napas panjang, wajahnya mulai terlihat lebih mantap.
101.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 45 Beses bilang tulisan rapi
Read
+Library
The Good Antagonist

The Good Antagonist

Bahkan lebih rapi dari tulisannya. "Tulisan kamu rapi banget." "Biasa aja." "Bagus tau tulisan kamu." "Kamu masih bisa nulis gak? " "Bisa kok." "Gak sakit? " "Gak" "Mau aku aja yang nulis catatan kamu? " "Gak usah nanti ketauan kalau bukan aku yang nulis." "Gak akan aku jamin." "Bakal ketauan tau tulisan kamu lebih rapi dari tulisan aku." kesal Elisa
101.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 43 Beses bilang tulisan rapi
Read
+Library
BAYANGAN DI BALIK WARISAN

BAYANGAN DI BALIK WARISAN

“Itu juga berlaku untuk seseorang yang selalu waspada.” Dia mengetukkan ujung jarinya perlahan pada permukaan kertas. “Lihat ini. Huruf-hurufnya terdefinisi dengan baik, ukuran dan jaraknya nyaris seragam, menampilkan format yang konservatif—jelas dan tradisional.” Matanya menyipit sedikit, memperhatikan lekukan tulisan lebih saksama. “Penulisnya nggak hanya berhati-hati, tapi juga metodis. Setiap kata diposisikan secara cermat agar mudah dibaca, nyaris seperti dia ingin memastikan pesannya dipahami tanpa ruang untuk kesalahan.”
2.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 44 Beses bilang tulisan rapi
Read
+Library
Sekretaris Sexy Milik CEO Dingin

Sekretaris Sexy Milik CEO Dingin

Nadira ragu sepersekian detik, lalu memutar layar ke arahnya. Arka membaca cepat. Matanya bergerak teliti, sesekali berhenti di satu baris. Nadira memperhatikan ekspresi itu—fokus, tajam, seolah dunia di sekitarnya tidak ada. “Kamu menulisnya rapi,” kata Arka akhirnya. “Tidak bertele-tele.” “Terima kasih, Pak.” “Kirim sekarang. Besok pagi kita bahas.”
983 viewsOngoingIdinagdag sa Library 28 Beses bilang tulisan rapi
Read
+Library
Nama Putriku Nama Mantannya

Nama Putriku Nama Mantannya

jawabnya sedikit gugup. “Aku tulis di sana kalau sebenarnya tulisannya sudah bagus, hanya saja terlalu bertele-tele to the point saja, terus kalau update itu jangan bolong-bolong harus tiap hari jadi penggemar itu tidak kecewa kalau kelamaan di update,” jelasnya penuh semangat.
1013.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 437 Beses bilang tulisan rapi
Read
+Library
Ketika Aku Menginginkan Ayah Sahabatku

Ketika Aku Menginginkan Ayah Sahabatku

Sangat ritmis dan tajam. Pria itu mulai menulis. Gerakannya cepat, keras, dan tanpa jeda ragu. Ini bukan draf naskah pidato hubungan masyarakat untuk menutupi skandal korporat. Ini bukan rilis pers penuh kebohongan yang akan dibagikan kepada media nasional besok pagi. Aku tahu persis apa yang sedang ia tulis.
9.471.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.4K Beses bilang tulisan rapi
Read
+Library
Cinta Sekolah Menengah Pertama

Cinta Sekolah Menengah Pertama

Kemudian dengan iseng membuka isinya. “Gilaaa, catetan lo rapi banget. Tulisan lo juga bagus. Pantesan jadi anak mading.” “Ah enggak.” “Soalnya kata orang, tulisan itu mencerminkan penulisnya.” Baru Matari hendak menjawab, suara yang sejak tadi ditunggunya terdengar dari jauh. “Matari!”
1015.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 334 Beses bilang tulisan rapi
Read
+Library
Selubung Memori

Selubung Memori

Entah apa yang kurasakan, tetapi ketika aku memegang buku harian itu, benakku terkesan begitu memburu seolah rasa terkejutku belum hilang. Tulisannya tebal. Dan tidak teratur. Aku tidak bilang kalau tulisanku bagus, tetapi tulisan ini seribu kali lebih jelek dariku. Garis tegaknya tidak jelas, miring ke segala mata angin. Tebal tipisnya tidak jelas dan ukurannya berbeda-beda. Ada tulisan di sampul dalam yang pudar karena menempel dengan halaman pertama. Namun, aku bisa mengerti kalau si penulis ini sudah menekan tinta sangat dalam sampai tintanya masih tersisa cukup banyak untuk dibaca jelas.
1019.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 596 Beses bilang tulisan rapi
Read
+Library
Tunangan Kontrak Sang CEO

Tunangan Kontrak Sang CEO

Pagi pertama pekan RUPS, ruangan ops berubah menjadi bengkel kata. Naya tidak duduk di depan; ia berdiri di belakang, menatap papan yang penuh garis. “Hari ini kita menulis white paper yang tidak sedang mencari tepuk tangan,” katanya. “Ia harus ringkas, terukur, auditabel.” Laila menambahkan: “Dan tahan putar—kalau seseorang membolak‑balik, argumennya tetap berdiri.”
1.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 52 Beses bilang tulisan rapi
Read
+Library
Pria Tampan terdahsyat yang legendaris.

Pria Tampan terdahsyat yang legendaris.

Tulisan itu harus ditulis dengan sabar dan teliti sehingga baru bisa terlihat bagus, jika tulisan itu tidak sebagus tulisan kemarin, kertas yang ditulis akan menghilang hurufnya dan kertas itu akan berpindah ketempat tumpukan kertas kosong. Sampai tengah hari , tumpukan kertas yang ditulis itu belum ada juga sepuluh lembar, semua tulisan yang dia tulis dari pagi semuanya menghilang dan kembali menjadi kertas kosong dan balik ke tumpukan kertas kosong. Wen Pai melihat itu hanya dapat menulis sambil berusaha menghilangkan kemarahannya dan berusaha untuk menulis huruf sabar dengan sepenuh hati.
1018.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 675 Beses bilang tulisan rapi
Read
+Library
PREV
123456
...
9
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status