Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Legenda Tongkat Semesta

Legenda Tongkat Semesta

Perasaan pemuda itu semakin tidak nyaman ketika mendengar beberapa suara aneh yang datang etah dari mana. Dia melirik Limo yang berjalan di sampingnya, beruang itu sepertinya tidak terganggu dengan suara aneh tersebut. Setelah dua langkah melanjutkan perjalanan, Lintang mematung melihat seekor tupai yang ukurannya tidak lebih sama dengan Limo. Dia melebarkan mata, berharap itu bukan kenyataan, namun sayang harapannya tidak bisa terwujud karena memang kenyataan seperti itu, binatang di depannya adalah seekor tupai yang memiliki ukuran sangat besar.
1014.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 396 kali sebagai tupai 3 warna
Baca
+Pustaka
Pengendali Sistem Terkuat

Pengendali Sistem Terkuat

Phynoglip merah muda itu kemudian terbangun dalam bentuk hewan kecil tupai berwarna merah muda yang menggemaskan. "Apa ini?!" seru Martis terkejut. Ia tidak bisa percaya apa yang sedang terjadi di depan matanya. "Hai, aku Phynoglip merah muda. Terima kasih telah memberiku akses sistem," ucap hewan kecil tersebut dengan suara yang lucu dan menggemaskan. Martis terbelalak. Ia sama sekali tidak menyangka bahwa Phynoglip merah muda itu bisa berubah menjadi hewan kecil yang hidup. Ia pun tersenyum senang melihat kejutan ini.
9.7110.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.6K kali sebagai tupai 3 warna
Baca
+Pustaka
Perjalanan Waktu Istri yang Dikhianati

Perjalanan Waktu Istri yang Dikhianati

Sarang laba-laba ada di berbagai sudut. Setelah ia menutup pintu, ia masuk ke dalam kamar. Berlutut di sebelah ranjang. Menekuk badannya. Dan, menarik keluar kotak coklat di bawah ranjang. Mengeluarkan isinya. Sepatu berwarna putih. Dengan garis 3 warna. 2 biru dan 1 merah, di dekat talinya. ** EPILOG 2024
103.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 113 kali sebagai tupai 3 warna
Baca
+Pustaka
Sang Dewa Perang Terkuat

Sang Dewa Perang Terkuat

Richard tanpa menunda-nunda lagi pun mulai menjelaskan, “Coba lihatlah bola-bola yang warna-warni itu!” Kharel segera menuruti perkataan Richard. “Ada apa dengan bola warna-warna itu?” Richard mendesah pelan, “Aku memperhatikannya sedari tadi dan mulai mengerti polanya.” Kharel semakin terlihat bingung dah dengan santai Richard menjelaskan, “Kelompok kita selalu berada di tiga warna yakni merah, biru dan hijau. Sedangkan kelompok lain berada di warna ungu, putih dan kuning.”
9.6187.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.0K kali sebagai tupai 3 warna
Tampilkan Ulasan (20)
Baca
+Pustaka
Zila Aicha
Halo, good readers. Selamat Idul Fitri, mohon maaf lahir dan batin. Terima kasih sudah membaca dan menunggu update dari novel ini. Mohon maaf, malam ini saya belum bisa update. -_- Tapi, jangan khawatir besok saya update lebih banyak bab. Sampai ketemu besok yah. ^_^
Anton Tan Acong
gimana mau naik ratingnya dan bersaing klo update aja suka2 hati gini thor. liat aja sendiri novelnya udah cukup lama tapi nilainya sampai saat ini blm dpt rating novelnya itu dikarenakan pembaca malas kasih rating dan gems dikarenakan updatenya tidak sesusai dengan keinginan pembaca
Baca Semua Ulasan
Terpaksa Menikah Dengan Duda Anak Dua

Terpaksa Menikah Dengan Duda Anak Dua

tanya Centini. "Lagi nonton Spongebob" sahut Pinka. "Ummm ini Tante bawain buah-buahan dan boneka untuk Pinka dan Pinky! Coba lihat boneka beruangnya, ada warna coklat dan merah muda loh" ujar Centini. “Wah... Boneka ini untuk aku?” tanya Pinka dengan sumringah, ia memilih boneka beruang dengan warna coklat.
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 100 kali sebagai tupai 3 warna
Baca
+Pustaka
Membungkam Mulut Tetangga Julid

Membungkam Mulut Tetangga Julid

Lagian Tante aneh juga, yang dibeli belum diambil sudah main bayar saja. Aku lihat tante asyik memilih beberapa warna. Ia ambil tiga, warna merah, hijau, dan juga warna biru. Bagus sekali pilihan Tante, bisa ganti-ganti kalau beda warna. Kalau satu warna kan bisa dikira hanya punya satu, hehe .... "Ini saja, Pak. Terima kasih, ya," ucap Tante sambil mengangguk. "Tante, bapak ini bilang, kalau beli empat, harganya dua belas ribu saja," jelasku merayu Tante supaya mau beli lebih. Tapi tante malah menggeleng.
3.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 100 kali sebagai tupai 3 warna
Baca
+Pustaka
Temaram Hilang Binar

Temaram Hilang Binar

Ada tiga warna yaitu oranye, merah, dan merah muda. "Bagaimana, Zahir?" Binar menanyakan pendapat Zahir. "Cantik. Tapi saya lebih suka bunga yang pertama tadi. Bagaimana?" Zahir kembali bertanya. "Boleh kami melihat yang lainnya, Kak?" tanya Binar.
4.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 121 kali sebagai tupai 3 warna
Baca
+Pustaka
Tujuh Dosa Besar

Tujuh Dosa Besar

Kini suaranya ada di belakang Arya. “Ooops! Kakak, apa kakak nggak bisa lihat aku? Aku seekor kucing lucu, bukan anjing,” ucapnya. Iya, benar! Pada layar besar itu menampilkan seekor animasi kucing kaliko. Kucing perempuan dengan memiliki tiga corak warna; hitam, putih, dan orange. Memang benar apa katanya, dia terlihat sangat manis untuk ukuran sebuah animasi.
1013.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 520 kali sebagai tupai 3 warna
Baca
+Pustaka
Aku Bukan Istrimu Lagi

Aku Bukan Istrimu Lagi

gumam Tiara, matanya berbinar-binar melihat banyak sekali bunga cantik yang bermekaran di bawahnya "Waah...ung..a.." celoteh Satria kegirangan di pangkuan ibunya. Sagara hanya tersenyum sambil menatap Tiara dan Satria, mereka kelihatan bahagia sekali diajak berwisata ke tempat sederhana ini Wahana ketiga, mini zoo. "Ssshh...sssh..." desissan ular piton bewarna putih, bermata biru. "Aauu...mama." Satria terus menunjuk ke arah ular itu.
1010.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 375 kali sebagai tupai 3 warna
Baca
+Pustaka
Suamiku, Mari Akhiri Pernikahan Ini

Suamiku, Mari Akhiri Pernikahan Ini

Hauri berjalan ke arah taman samping, dia mendekati sebuah pohon yang tak terlalu tinggi, tempat di mana tupai membuat terowongan di dalamnya. Hauri tersenyum manis menginjak tanah berselimut salju. Ia mengambil satu kacang dan meletakkan di bawah pohon, lalu duduk di teras menunggu seekor tupai itu turun. "Apakah dia benar-benar mengambilnya?" tanya Exel menatap wajah kekasihnya yang berseri-seri. "Kita tunggu saja." Hauri mendongak menatapnya dan tersenyum. "Kalau dia mengambil kacang itu, Exel harus membuatkan rumah untuk tupai itu di sana, bagaimana?"
9.7518.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 11.9K kali sebagai tupai 3 warna
Tampilkan Ulasan (36)
Baca
+Pustaka
Zizizaq
ternyata udah pernah baca ini, sekarang kebaca lagi. baca Juga karya Zizizaq 1. Antara mencintai dan melupakan 2. Nikah kontrak berbuah cinta 3. Wanita ketiga duda kaya 4. siksaan dari tunangan Kakakku
Te Anastasia
Halo teman-teman, jangan lupa mampir ke NOVEL TERBARU author, Berjudul : Nona, Tuan CEO Ingin Lebih dari Semalam ikuti keseruan kisah romansa Gerald Gilbert dan Giselle Marjorie, yaaa.. terima kasih(⁠◕⁠ᴗ⁠◕⁠✿⁠)(⁠✿⁠^⁠‿⁠^⁠)
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
1
...
34567
...
9
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status