Talak Aku, Mas!
taya Marlina.
Aku menggelengkan kepalaku, "Aku pikir, semua orang memiliki hal yang tidak perlu dikatakan pada orang lain, meskipun itu calon pasangan hidupnya. Hanya saja, aku masih tak terpikir jika semuanya ternyata seperti ini."
Anindia menghela napas panjang dan mencubit Tya. "Aduh, sakit tahu, Nin." Dia memprotes.
"Ya, kamu sih. Zara jadi kepikiran macam-macam kan sekarang," ujar Anindia agak kesal.