Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Berawal Dari Terpaksa, Berakhir Saling Mencinta

Berawal Dari Terpaksa, Berakhir Saling Mencinta

Setelah kepergian maid itu Anastasia menatap Kaila dan Melviano secara bergantian. “Maaf, ini hanya sebagai hadiah dari kami. Semoga kalian menyukainya,” ujar Anastasia sambil memberikan amplop berwarna coklat. Melviano diam saja, ia tak langsung menerima amplop yang diulurkan Anastasia itu. Kaila menatap amplop itu dengan mata yang berbinar. Kaila berpikir kalau amplop itu berisi uang segepok, kan lumayan buat mborong cireng nanti kalau pas di Indonesia.
1014.2K viewsOngoingAdded to Library 439 Times as uang dalam amplop
Read
+Library
Desahan di Kamar Adikku

Desahan di Kamar Adikku

Ia hanya memandang malas pada kedua orang di depannya. "Salma, aku harap kamu mau nerima ini, ya?" ucap Amar seraya memberikan sebuah amplop cokelat pada Salma. Dengan malas Salma menerima amplop tersebut. Ia pun membukanya dan menarik isi di dalam amplop itu. "Kamu mau nyogok aku, Mas? Pakai uang segini?" Mata Ayu melotot saat melihat uang berwarna merah di tangan Salma.
18.1K viewsOngoingAdded to Library 451 Times as uang dalam amplop
Read
+Library
Asmara dalam Prahara

Asmara dalam Prahara

Beberapa pernak-pernik lain juga ada di dalamnya. Namun, yang paling menarik perhatiannya adalah sebuah amplop yang ternyata berisi kartu dengan logo Jasmine Garden Boutique. Utari tak sabar untuk segera membaca isinya. Yang Terhormat Bu Utari, Maafkan kami hanya bisa mengirimkan ini. Saya siapkan agar Ibu tidak perlu repot-repot menghadapi acara pernikahan Amara dan Bram minggu depan. Untuk berbagai urusan lainnya, izinkan orang-orang saya yang mengaturnya. Semoga Bu Utari menyukainya.
1019.6K viewsCompletedAdded to Library 469 Times as uang dalam amplop
Read
+Library
Dicintai Dengan Ugal-ugalan

Dicintai Dengan Ugal-ugalan

Lalu dia mengubah topik, "Kalau begitu, bisakah kamu memberikan hadiah yang sudah kamu persiapkan?" Lirea segera berlari ke sofa untuk mengambil kotak itu dan memberikannya padanya, "Aku sudah membungkusnya sendiri." "Oh." Sembari menjawabnya, Shaka mengambil benda itu dengan senyuman tersungging di bibirnya, dan kemudian mulai membongkarnya. Di dalamnya, ada ukiran indah dari emerald hijau yang cantik. Dengan cepat Lirea menundukkan kepalanya, "Aku melihat mobilmu kosong dan tidak ada apa pun di dalamnya, jadi kupikir akan bagus jika ada liontin ukiran Allah yang menggantung di sana. Allah akan menjagamu. Kamu harus mengemudi dengan aman."
107.7K viewsOngoingAdded to Library 270 Times as uang dalam amplop
Read
+Library
Terjerat Cinta Terlarang di Ruang Konsultasi

Terjerat Cinta Terlarang di Ruang Konsultasi

Notaris membuka map bagian dalam, lalu mengeluarkan sebuah amplop kecil berwarna krem. Amplop itu diletakkan di atas meja. Didorong perlahan ke arah Elara. “Ini untuk Anda.” Tangan Elara terasa dingin saat meraih amplop itu. Dia bahkan tidak yakin kenapa jantungnya tiba-tiba berdetak lebih cepat. Seolah benda kecil itu menyimpan sesuatu yang lebih dari sekadar sandi. Dengan hati-hati dia membuka amplop itu.
101.4K viewsCompletedAdded to Library 35 Times as uang dalam amplop
Read
+Library
Misteri Uang di Tas Sekolah Anakku

Misteri Uang di Tas Sekolah Anakku

"Kenapa nggak kasih tahu dulu kalau mau pulang?" Dia hanya tersenyum, lalu memberikan amplop itu padaku. "Mamah buka dulu deh." Aku menatapnya curiga, tapi tetap membuka amplop tersebut. Begitu melihat isinya, tanganku langsung gemetar. Tiket umroh—untukku, Mas Halbi, dan Lala sendiri. Air mataku langsung menggenang. "Ini ... Lala, ini dari mana?" tanyaku dengan suara bergetar.
106.0K viewsCompletedAdded to Library 125 Times as uang dalam amplop
Read
+Library
Takdir Perjanjian Pernikahan

Takdir Perjanjian Pernikahan

jawab William datar. Marsha mulai membuka amplop coklat itu. Namun, saat Marsha membuka amplop itu, dia terkejut karena isi amplop tersebut berisi uang tunai yang jumlahnya tidak sedikit. Tidak hanya itu, tapi mata Marsha membulat tak percaya karena di dalam amplop itu juga ada Dubai First Royale Master Card.
8.832.1K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as uang dalam amplop
Read
+Library
Tiga Ranjang Suamiku

Tiga Ranjang Suamiku

Melissa pun masih mengikutiku. "Kau sudah membawa angpao? Jangan lupa," ucapnya sambil menyodorkan amplop putih. Aku segera menerimanya. Hah, aku benar-benar lupa. Untung saja dia membawanya. Dengan cepat aku mengambil beberapa lembar uang ratusan ribu dan memasukkan ke dalam amplop itu, kemudian segera memasukkan ke dalam kotak yang sudah disediakan. Aku segera masuk ke dalam setelah mengambil souvenir. Hingga aku sangat terkejut saat menatap pelaminan.
9.726.6K viewsCompletedAdded to Library 744 Times as uang dalam amplop
Show Reviews (31)
Read
+Library
arkanaalman0
ceritanya semakin bagus. kasihan lihat yang komen kasar pakai kata tolol ataupun kata mesum atau apalah mengumpat para tokoh. bijak dalam berkomentar. cerita itu tidak harus sesuai keinginan kalian. ikuti saja dengan baik. selalu semangat buat author.
nathasha1amelia2
saya mengikuti cerita ini selalu tidak bisa menebak kelanjutannya. Gemes juga. Pengacara gak harus bisa jadi Intel yang komen kasar. Dia ini kan saking cintanya Ama suami jadi dia selalu berpikiran positif. salut dengan tokoh ini. semoga sebagain inspirasi
Read All Reviews
Obsesi Tuan Hagen

Obsesi Tuan Hagen

“Mungkin kalian tidak lagi merasa sabar dengan acara paling ditunggu ini. Tapi sebelumnya aku akan memberikan sebuah souvenir sebelum kita membuka acara utama.” Pada saat itulah semua orang di dalam ruangan dibagikan sebuah amplop yang sangat elegan dengan seal di atasnya. Hagen yang menerima amplop itu tampak tidak begitu berminat, sehingga dia hanya meletakkan benda itu di bawah kursi, seolah-olah benda itu sampah yang tidak perlu untuk dilihat. Dia bahkan tidak ingin tahu dengan apa yang ada di dalam sana. Dan tidak lama kemudian, terdengar suara gumaman dari sekitar hingga menarik perhatian beberapa orang pada panggung yang pencahayaannya mulai redup.
9.994.1K viewsCompletedAdded to Library 2.3K Times as uang dalam amplop
Read
+Library
Madu Kujadikan Babu

Madu Kujadikan Babu

Wajahnya tampak berseri-seri. Haih. Aku mengerling. Males banget dah ini orang. Apa sih yang dia bawa sampai kami harus nebak segala. "Apaan?" tanya Ibu tak sabar. "Ini diaaa ... tadaa." Mas Iwan mengeluarkan amplop berwarna coklat. "Wah apaan ini, Mas?" timpal si madu babu yang tiba-tiba nyerobot mengambil amplop tersebut tanpa rasa malu.
4.5K viewsCompletedAdded to Library 169 Times as uang dalam amplop
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status