Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Amplop Isi Lima Ribu

Amplop Isi Lima Ribu

Pasrah. Tepuk tangan yang meriah terdengar lagi. Mau tak mau, Bu Wati harus membuka amplop berwarna coklat itu. Dulu juga memang Bu Tejo memakai amplop dengan warna dan besar yang sama, tapi bisa saja kan, kalau isinya tak serupa. Bu Wati menyobek ujung amplop sampai memanjang dan matanya membulat sempurna. Isinya segepok uang baru berwarna hijau dengan total lima juta kalau dilihat dari tulisan pengikatnya.
9.823.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 870 kali sebagai uang dalam amplop
Baca
+Pustaka
The Billionaire's Little Victim

The Billionaire's Little Victim

Itu adalah aroma mawar hitam. ​Ada selusin mawar di sana, kelopaknya sehitam jelaga, tanpa setitik pun warna lain. Estela terpaku. Jantungnya berdegup kencang, tangannya gemetar saat ia meraih sebuah amplop putih bersih yang terselip di antara duri-duri tajam tersebut. Tidak ada perangko, tidak ada nama pengirim. Hanya sebuah kartu yang di dalamnya bukan berisi untaian kata-kata puitis, melainkan sebuah foto hasil ultrasonografi (USG).
10854 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 29 kali sebagai uang dalam amplop
Baca
+Pustaka
Mantan Ketua Bayangan : Kembali Beraksi Demi Anak

Mantan Ketua Bayangan : Kembali Beraksi Demi Anak

Bunganya memang cantik, tapi orang bodoh mana yang mengirim bunga tanpa ditata dengan cantik? Mata Amanda bergerak melirik sebuah amplop yang terselip di antara bunga-bunga itu. Amplop berwarna ungu dengan bau harum yang menggelitik indra penciuman Amanda. Sekilas, Amanda merasa tak asing dengan wangi semacam ini. Di dalam amplop itu rupanya ada sebuah kartu ucapan. Amanda membaca deretan kata singkat yang tertulis di sana. ‘Akhirnya kami menemukanmu, Red One.’
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai uang dalam amplop
Baca
+Pustaka
Ah! Mau Lagi Dong, Bang Ucup

Ah! Mau Lagi Dong, Bang Ucup

Ia tampak menjaga jarak, bahunya sedikit membungkuk seolah malu dengan kondisinya sendiri. ​"Tadi... Arif mengirim tiket pesawat," ucap Ucup sambil merogoh saku celananya yang tampak berdebu. "Katanya buat bulan madu kita. Besok pagi." ​Mata Hana langsung berbinar, mencoba menutupi kegugupannya soal pesan dari Kanjeng Boss tadi. "Oh... buat besok ya? Ke Bali?"
103.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 103 kali sebagai uang dalam amplop
Baca
+Pustaka
AMPLOP LEBARAN

AMPLOP LEBARAN

ujar Lina pada anak perempuannya yang berusia lima tahun. Setelah menerima benda tersebut, dia langsung membuka dan mengeluarkan isinya. Lina terbelalak saat menyadari isi amplop tersebut hanya lima lembar uang pecahan dua ribuan. “Astaghfirulloh, Vit! Masa iya amplop lebaran isinya cuma sepuluh ribu? Uang segini dapat apa?” Lina menatap sinis pada adik iparnya. Vita sedikit menunduk, tak menyangka amplop yang dia berikan dibuka langsung di depan keluarga besar.
4.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 186 kali sebagai uang dalam amplop
Baca
+Pustaka
Sang PENEMBUS Batas

Sang PENEMBUS Batas

Menurutnya, permintaan ibu mertuanya itu malah menunjukkan sifatnya, yang 'kepo'an sama urusan dan privacynya. Namun Wulan penuh percaya, pemberian Elang tak mungkin pemberian asal-asalan. Dengan pandangan agak tak senang pada ibu mertuanya, Wulan mengeluarkan dan memberikan amplop pemberian dari Elang. "Ini Bu, silahkan melihatnya sendiri," ucap Wulan pelan, sambil menyerahkan amplop itu. Dan dia sendiri belum melihat isinya. Slekh..!
9.963.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.5K kali sebagai uang dalam amplop
Baca
+Pustaka
DITINGGAL MANTAN DINIKAHI SULTAN

DITINGGAL MANTAN DINIKAHI SULTAN

ucapnya saat mereka sudah turun dari mobil. Dimas hanya mengangguk kecil. Memaksakan senyum. Lalu ia menuju montornya yang masih terparkir. "Dimas, tunggu," teriak Mayang. Mayang setengah berlari mendekat. Ia menyerahkan sebuah amplop. "Ini apa?" tanya Dimas yang bingung "Ini isinya uang." Dimas melongo. "Kamu tidak bermaksud membeliku bukan?"
24.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 826 kali sebagai uang dalam amplop
Baca
+Pustaka
OB - Sang Pewaris Rajah Terkuat

OB - Sang Pewaris Rajah Terkuat

"Emang itu lelangnya jam berapa, Kuh, di undangannya?" Kukuh kembali mengeluarkan amplop hitam ber- seal lilin emas itu. Ia membuka perlahan lipatan kertas tebal di dalamnya dan membaca deretan huruf kaligrafi yang dicetak dengan tinta emas murni. Kening Kukuh langsung berkerut tajam.
1015.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 604 kali sebagai uang dalam amplop
Baca
+Pustaka
Menolak Childfree, Suami Pilih Poligami

Menolak Childfree, Suami Pilih Poligami

Yang lain tertawa geli melihat saudara mereka mencoba merayu istrinya yang sedang marah. Nouval mengambil amplop yang dibuka Seruni. Diintipnya ke dalam. Benar kata Seruni, isinya hanya beberapa kertas. Jelas dia tak akan mengerti, sebelum dikeluarkan dan dibaca. Nouval mengeluarkan isi amplop dan seketika terkejut. Dia dapat menduga hadiah apa itu hanya dengan melihat sampul depan yang berwarna. “Ini kita simpan saja dulu,” katanya dengan wajah memerah.
102.9K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 78 kali sebagai uang dalam amplop
Baca
+Pustaka
Sebening Cinta Anne

Sebening Cinta Anne

ucapnya sambil menghela napas panjang. ❤️❤️❤️ Anne sedang membuka paketan dari bang ojol yang baru saja di terimanya. "Tidak ada nama pengirim," ucapnya saat di sampul coklat itu tidak dia temukan nama pengirim. Anne membuka Amplop coklat besar itu dengan hati-hati.
107.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 181 kali sebagai uang dalam amplop
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status