Kontrasepsi di Kamar Adikku
ucapnya membuat seketika jantung ini mengentak lebih kencang.
“Assalamualaikum, Salim. Selamat ya, Sayang. Bunda bahagia karena akhirnya kamu menikah. Bunda doakan semoga penikahan kamu berjalan lancar, menjadi keluarga sakinah, mawadah, warahmah. Maaf, Bunda tidak bisa mendampingi. Tapi Bunda janji, nanti kalau kamu menikah secara resmi, Bunda akan mendampingi kamu.” Dia berujar panjang lebar, mengulas senyum ikhlas membuat aku semakin merindu.
Chapitres populaires