Gila Karena Penyesalan
Kesadaranku terbawa angin, kembali ke rumah tempat aku hidup selama 31 tahun.
Rumah itu terang benderang, penuh tawa dan keramaian.
Di tengah ruang tamu berdiri kue tiga tingkat yang besar. Ayah, Ibu, Larry, dan putriku Kimmy mengelilingi Sherly, merayakan ulang tahunnya yang ke 32 tahun.
Hari ini juga ulang tahunku.
Namun sekarang, ini adalah hari kematianku.
“Kenapa Kakak belum pulang? Dia bilang nggak akan melewatkan ulang tahunku,” kata Sherly pura-pura cemas dan bersandar manja di pelukan Larry.