Filtres
Updating status
AllOngoingCompleted
Trier par
AllPopulairesRecommandationsNotesMis à jour
BUKAN MEMPELAI IMPIAN

BUKAN MEMPELAI IMPIAN

Ponsel Hanafi bergetar di meja marmer ruang tamu. Ia yang semula rebahan langsung meraihnya. Nama Ummi muncul di layar, membuat keningnya berkerut. “Assalamualaikum, Fi!” Suara ibunya serak, terdengar terburu-buru. “Waalaikumussalam, Mi. Ada apa?” Hanafi menegakkan duduk. "Kenapa Ummi tel[on?"
1038.3K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 1.3K fois en tant que ummu hani
Read
+Librairie
HUMAIRA

HUMAIRA

Ucap Wati sesenggukan di depan nisan Humaira. ***** END *****
103.4K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 110 fois en tant que ummu hani
Read
+Librairie
SUAMI YANG SEMPURNA

SUAMI YANG SEMPURNA

"Jenis kelaminnya perempuan, Rey. Umurnya sudah delapan bulan. Ibu dan ayah kandungnya udah lama meninggal, kerabatnya juga nggak ada." Kontan aku menatap Bunda Aria muram. "Kasihan banget ya, Bun. Anak sekecil ini udah nggak punya siapa-siapa lagi. Namanya siapa, Bun?" Bunda Aria hanya terdiam, menahan napasnya beberapa detik, sebelum mengeluarkannya dari mulut dengan berat. "Namanya Hana. Bunda masih belum tahu mau kasih nama panjangnya gimana."
1.7K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 41 fois en tant que ummu hani
Read
+Librairie
Nikahi Mamaku, Om!

Nikahi Mamaku, Om!

Randi pikir dia bisa langsung mengangkat tubuh wanita itu, tapi ternyata tidak, tubuh Wilona terlalu berat untuk langsung diangkat. Akhirnya, pria jahanam itu meletakkan badan Wilona ke lantai dengan pelan. “Haish! Ternyata kamu masih bisa hidup dengan baik,” gumamnya, mengomentari bentuk tubuh si mantan istri yang terlihat berisi.
101.7K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 44 fois en tant que ummu hani
Read
+Librairie
1KG BERAS DARI IBU

1KG BERAS DARI IBU

Untuk itu, diapun harus menyediakan rumah yang akan mereka tinggali nantinya dan juga bersiap untuk ganti membiayai adiknya di sekolah yang sempat dia rekomendasikan pada Santi. Hari terakhir mereka di kota, membuka tabir siapa sesungguhnya Hani yang digembar-gemborkan oleh kedua orang tuanya bekerja sebagai manajer, nyatanya dia tak bekerja sebagai manajer tetapi sebagai penjual jasa kepada om-om kaya raya, atau sebutan kerennya adalah sugar baby.
9.9176.2K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 4.4K fois en tant que ummu hani
Read
+Librairie
Jerat Cinta Pembantu Jandaku

Jerat Cinta Pembantu Jandaku

“Iya. Aku Hani.” Bram kemudian duduk di dekat Hana dan Hani, “Kalian mirip sekali. Bagaimana cara membedakannya?” “Om lihat. Hana punya tahi lalat di atas bibir, sedangkan Hani tidak.” Bram mencoba melihatnya. Dan benar saja, hanya tahi lalat saja yang membedakan keduanya. Ternyata mau seidentik apapun, nyatanya masih akan ada pembeda diantara keduanya.
102.3K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 54 fois en tant que ummu hani
Read
+Librairie
Noda Di Balik Hijab Humairah

Noda Di Balik Hijab Humairah

Dia merasa menjadi anak durhaka dan tidak berbakti terhadap orang tuanya. "Umma masih di sini, Sayang. Untukmu apa pun akan umma lakukan. Jangan bersedih lagi! Lihatlah, Umma-mu ini penuh semangat." Umma Hanin merangkul putrinya. Dia tidak menyadari jika sang putri sedang menelan luka sendiri. "Iya, umma." Humairah pun hendak membersihkan diri. Namun isi pesan WhatsAppnya menganggu kenyamanannya.
1.2K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 42 fois en tant que ummu hani
Read
+Librairie
Hajatan di Rumah Ibu

Hajatan di Rumah Ibu

Beberapa kali kami berpapasan dengan para tetangga yang masing-masing membawa satu kantong plastik, yang sama persis seperti milik Bu Murni tadi. "Eh, Sitah... Mau ke mana? Tumben rapi," tanya Jumi, salah seorang tetanggaku. Aku berhenti sejenak, memaksakan senyum meski hati tidak terlalu ingin berbicara. "Mau ke rumah Ibu, Jum," jawabku singkat. "Oh, mau ke hajatan ibu kamu? Yaudah, ke sana aja, Sit. Banyak banget tamunya, makanan juga banyak. Lumayan itu, buat ganjel perut anakmu yang sering kelaparan,"
101.7K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 39 fois en tant que ummu hani
Read
+Librairie
FAUZIAH AZZAHRA

FAUZIAH AZZAHRA

tukas Halima penuh penakanan, namun tetap memberi Hayati cuan. “Gitu dong!” Hayati tersenyum gembira. Matanya berbinar saat Halima menyodorkan uang kertas berwarna merah muda dengan lima nol dua lembar. Uang itu kemudian ia masukan kedalam branya yang berbusa montok. “Ah, itung-itung tambahan uang susu baby,” imbuh janda murahan tersebut. “Cepat katakan! Kabar apa yang kau bawa ini.” Tampak Halima tak sabar lagi untuk mendengar kabar yang di bawah oleh Hayati.
104.4K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 123 fois en tant que ummu hani
Read
+Librairie
Janda Muda

Janda Muda

Tanya Maura Dr. Era membuka masker yang menutupi bagian mulut dan hidungnya lalu membuang nafas kasar. Cukup lelah setelah berjuang lebih dari empat jam di meja besar operasi. Apa lagi yang di tangani bukan lah wanita dengan umur matang yang sedang mengalami keguguran, melainkan wanita kecil yang umurnya saja baru menginjak angka 13 dengan berat badan 45 kg, dan tinggi 158cm, serta lingkar panggul yang sungguh sangat kecil. "Alhamdulillah... Putri mu sudah melewati masa kritisnya. Nanti akan di pindah kan ke ruang perawatan dan kalian bisa menjenguknya nanti." kata dokter Era
108.6K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 257 fois en tant que ummu hani
Read
+Librairie
Dernier
1
...
456789
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status