Korban Perceraian
Bukan karena perkataannya, melainkan karena nasibku yang kurang beruntung.
"Wanita itu menipuku!" sahutku cepat tanpa ragu. "Dia menahan ijazahku. Dia membawaku dari Kalimantan ke Jakarta, dengan iming-iming kerjaan sebagai ART. Aku yang saat itu memang kesulitan, memilih untuk percaya kepadanya. Nyatanya, dia menjadikanku wanita penghibur, dan membuatku tidak memiliki masa depan," paparku, diiringi isak tangis, yang kembali terdengar.
Hot Chapters