Setelah Kamu Pilih Dia
Surat itu tak pernah ia kirimkan, tapi ia tulis dengan sepenuh hati, seakan Arsen masih bisa membacanya.
“Aku marah. Tapi juga sedih. Dan kosong. Kamu pergi tanpa penjelasan. Tanpa permintaan maaf. Tanpa memberi aku ruang untuk benar-benar tahu: apakah aku pernah kamu cintai? Tapi sekarang, setelah semua ini, aku sadar… aku nggak butuh jawabanmu lagi. Aku hanya butuh berdamai dengan diriku sendiri. Selamat tinggal, Arsen. Dan kalau kamu masih punya sesuatu yang belum selesai… tolong, selesaikan dari sana. Jangan ganggu aku lagi dari sini.”